Tampilkan postingan dengan label Barcelona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Barcelona. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Mei 2011

Barcelona Juara Liga Champions 2010-2011

|0 komentar
Dari Liga Champions Eropa, akhirnya Barcelona sukses meraih gelar keempatnya diajang paling bergengsi di daratan Eropa, setelah mengalahkan Manchester United dengan skor 3-1. El Barca mengulang kisah sukses dua tahun silam, saat mengalahkan Setan Maerah Manchester. Tiga Gol Barca dicetak Pedro Rodriguez, Lionel Messi, dan David Villa, sedangkan gol penyeimbang skor dicetak oleh Wayne Rooney. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Kalahkan MU 3-1, Barcelona Sukses Raih Gelar Juara Liga Champions Eropa Musim 2010-2011



Tekad kuat Manchester United untuk melampiaskan dendam mereka terhadap barcelona dua tahun lalu sirna sudah. Pasukan Sir Alex Ferguson kembali mengecap kekalahan dari armada Pep Guardiola 3-1 di partai puncak Liga Champions yang dihelat di Wembley Stadium, Minggu (29/5) dinihari WIB, yang sekaligus juga memastikan Los Blaugrana mengukir gelar Eropa musim 2010/2011.

Ini merupakan trofi Champions yang keempat bagi Barca. Menyamai catatan rekor Bayern Muenchen dan Ajax Amsterdam.

Kemenangan ini juga menjadi yang kedua bagi Lionel Messi cs di tanah Wembley sejak tahun 1992 saat kompetisi masih bernama Piala Eropa dan venue masih old Wembley, The Twin Towers.

Barcelona memulai langkah dengan gemilang. Pada menit ke-27, Pedro menjebol gawang Edwin van der Sar. Umpan tembusan Xavi diterima dengan baik oleh sang striker. Dengan dinginnya, Pedro menaklukkan kiper veteran asal Belanda itu.

Keunggulan raksasa Spanyol tidak bertahan lama, memasuki menit 33, Wayne Rooney menghidupkan publik Wembley. Kerja samanya dengan Ryan Giggs berujung gol dengan bomber Inggris itu mengirim lesakkan terukur ke gawang Victor Valdes.

Skor 1-1 ini tidak berganti sampai kedua tim masuk ruang ganti.

Barca yang tercatat tampil dominan di final ini kembali melanjutkan kecemerlangan mereka di paruh kedua. Enam menit sebelum satu jam pertandingan berlangsung, Lionel Messi membalikkan keadaan.

Tendangannya dari luar kotak penalti tak kuasa diredam van der Sar. Gol sang mega bintang Argentina ini pun menyamai rekor gol terbanyak Champions milik Rud Van Nistelrooy yang mampu mengemas 12 gol dalam semusim.

Keunggulan ini rupanya tidak membuat Barca berpuas diri karena David Villa kian menambah penderitaan Red Devils.

Pada menit ke-68, tendangan penyerang andalan Spanyol itu menjurus indah melewati hadangan van der Sar. 3-1 Barca kian menjauh.

Di sisa waktu yang ada, Barca dengan gaya khasnya tetap mempertahankan penguasaan bola dengan sebaik mungkin. Meski demikian, di enam menit jelang bubaran, Nani sempat membuat kans.

Berkolaborasi dengan Rooney, ia melepas tembakan kaki kiri. Sayangnya, bola bergulir di samping gawang Valdes. Itu merupakan peluang terakhir di laga ini sampai wasit pun meniupkan pluit panjang. Barcelona pun juara Liga Champions 2010/2011.

Demikian berita mengenai Barcelona yang akhirnya berhasil meraih Trophy juara Liga Champions musim 2010/2011, setelah sukses mengalahkan MU dengan skor 3-1.
Baca juga berita bola lainnya dari Ancelotti Tinggalkan Chelsea.

Selasa, 03 Mei 2011

Barcelona Melaju Ke Final Liga Champions

|0 komentar
Barcelona akhirnya berhasil melaju ke babak Final Liga Champions Eropa, setelah bermain imbang melawan Real Madrid 1-1, dan unggul aggregat 3-1. Gol Barcelona dicetak oleh Pedro Rodriguez yang meneruskan umpan matang Andres Iniesta dimenit ke 54, gol balasan Madrid dicetak oleh Marcelo dimenit ke 64. Dengan hasil ini, Barca berhak melaju ke Final, dan akan berhadapan dengan pemenang antara Manchester United melawan Schalke 04. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Imbang 1-1 Melawan Madrid, Barcelona Lolos Ke Final Dengan Keunggulan Agregat 3-1


Berakhir sudah rangkaian perjumpaan Barcelona dengan Real Madrid dalam 18 hari terakhir di tiga ajang berbeda. Pada laga pamungkas, Selasa (3/5) malam, Barcelona berhasil menyingkirkan Madrid dari semi-final Liga Champions. Hasil imbang 1-1 di Camp Nou sudah cukup bagi Barcelona untuk melaju ke babak puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa ini berkat keunggulan agregat 3-1.

Jose Mourinho tidak bisa menyertai Madrid ke Camp Nou karena harus menjalani sanksi menyusul pengusirannya oleh wasit Wolfgang Stark pada laga pertama. Meski ditawari Barcelona tempat di tribun kehormatan, Mourinho memilih menyaksikan pertandingan melalui televisi di kamar hotelnya.

Madrid berupaya mengambil inisiatif menyerang guna mengatasi defisit dua gol pada pertemuan pertama. Kaka dimainkan sejak menit pertama, begitu pula dengan Gonzalo Higuain. Sementara, Barcelona memainkan kembali Andres Iniesta yang sudah fit dari cedera. Eric Abidal, yang menjalani operasi tumor hati bulan lalu, menempati bangku cadangan.

Kejadian pertama dalam pertandingan adalah kartu kuning pertama dari saku wasit Franck de Bleeckere kepada Ricardo Carvalho, 12 menit berjalan, karena melanggar Lionel Messi. Namun, Madrid sebenarnya tidak berupaya bermain keras dan pergerakan mereka tampak lebih dinamis dibandingkan laga pertama.

Madrid beruntung memiliki Iker Casillas yang mementahkan sejumlah peluang tuan rumah membuka keunggulan. Tendangan melengkung David Villa dimentahkan dengan satu tangan, sedangkan upaya Messi juga dapat diamankan.

Madrid mengancam melalui serangan balik. Cristiano Ronaldo nyaris memanfaatkan kelengahan sektor kiri pertahanan Barcelona yang asyik menyerang. Sayangnya, umpan silang mendatar Ronaldo lebih dekat dengan sergapan Victor Valdes. Sampai turun minum kedudukan imbang tanpa gol.

Dua menit babak kedua berjalan, Higuain menyarangkan bola ke dalam gawang Barcelona. Namun, De Bleeckere lebih dahulu meniup peluit karena Ronaldo menjatuhkan Javier Mascherano. Saat menggiring bola, Ronaldo terpeleset dan tubuhnya jatuh menghalangi Mascherano yang sedang mengejar bola ke arah Higuain.

Menit 54, publik Camp Nou akhirnya bersorak. Umpan akurat Iniesta diterima dengan mantap oleh Pedro Rodriguez. Sekali kontrol, bola kemudian dilesakkan ke pojok kiri bawah gawang Casillas.

Tugas Madrid kian berat dan asisten pelatih Aitor Karanka memasukkan Emmanuel Adebayor serta Mesut Oezil untuk menambah gebrakan timnya. Hasilnya, sepuluh menit setelah kebobolan, Madrid berhasil membalas. Diawali tipuan yang apik, Angel di Maria lolos sendirian di dalam kotak penalti Barcelona. Tendangan pertamanya menghantam tiang gawang Valdes. Bola mental kembali dikuasai sayap Argentina itu dan diberikan kepada Marcelo, yang tanpa kesalahan menjebol gawang tuan rumah.

Kedudukan 1-1 menghidupkan peluang Madrid. Tidak mau melepas peluang, Barcelona mencoba bermain aman dengan memasukkan Seydou Keita untuk menggantikan Villa. Tempo permainan mulai menurun dan kedudukan tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

Laga final dimainkan di Wembley, 28 Mei mendatang, dan kini Barcelona menanti pemenang laga semi-final Manchester United versus Schalke.

Demikian berita mengenai hasil pertandingan antara Barcelona antara Real Madrid yang berakhir dengan skor 1-1, dan Barca unggul agregat 3-1 atas Madrid.
Baca juga berita bola lainnya dari Madrid Juara Copa Del Rey.

Rabu, 20 April 2011

Madrid Juara Copa Del Rey

|0 komentar
Dari hasil Laga El Classico di ajang Final Copa Del Rey, antara Real Madrid melawan Barcelona, akhirnya dimenangkan oleh Real Madrid dengan skor tipis 1-0. Pertandingan yang berlangsung di Standion Mestalla, berlangsung seru dari menit-menit awal, pertandingan harus terjadi pertambahan waktu, karena skor imbang 0-0, berakhir hingga babak kedua usai. Diperpanjangan waktu, Madrid sukses membungkam Barca, lewat gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke 103. Berikut berita selengkapnya hanya Berita Sepakbola Terlengkap.


Kalahkan Barcelona 1-0, Real Madrid Sukses Menjurai Copa Del Rey


Cristiano Ronaldo mengakhiri paceklik gelar Real Madrid di pentas Copa del Rey. Gol semata wayang yang dicetak striker tim nasional Portugal ini ke gawang Barcelona pada Kamis (21/4) dinihari WIB di Estadio Mestalla menjadi kemenangan pertama Madrid dalam 18 tahun terakhir.

Ronaldo mencetak gol kemenangan buat pasukan los Blancos itu pada masa perpanjangan waktu. Perpanjangan waktu ini terpaksa dilakoni karena selama waktu normal, duel El Clasico ini berujung pada hasil tanpa gol. Dalam laga ini ditandai juga dengan dikeluarkannya Angel Di Maria di penghujung laga.

Kemenangan dari pentas Copa del Rey ini sekaligus juga menjadi buah dari ikhtiar yang telah dilakukan oleh pelatih Madrid Jose Mourinho. Mantan pelatih Inter Milan itu akhirnya berhasil memberikan trophy pertama buat Madrid. Maklum saja, kegembiraan menjadi juara itu telah lama dirasakan sejak Madrid merebut gelar La Liga pada musim 2007/08.

Sementara itu pertemuan Madrid dan Barcelona di final ke-107 Copa del Rey ini juga menjadi laga El Clasico kedua dari jadwal empat laga di penghujung musim ini.

Pada El Clasico pekan lalu di pentas La Liga Spanyol, kedua tim bertabur bintang ini hanya bisa bermain 1-1. Tapi untuk laga puncak Copa del Rey ini, kedua tim harus berduel sampai titik darah terakhir mereka guna bisa memastikan siapa yang lebih unggul di antara kedua tim bertabur bintang ini.

Membuka duel sarat gengsi ini, Madrid berusaha mengambil inisiatif menyerang lebih dulu melalui pergerakan Ronaldo. Namun Barca, melalui Xavi, juga tak mau kehilangan kesempatan untuk menyerang. Tapi usaha kedua pemain itu ternyata masih belum mampu untuk menembus tembok pertahanan kedua tim.

Di menit ke-36, sebuah usaha dari Ronaldo sempat membuat barisan pertahanan Barca bekerja ekstra. Sayang, umpan yang diberikan oleh Mesut Oezil itu ternyata belum mampu diarahkan secara maksimal oleh Ronaldo ke gawang Barca.

Satu peluang yang cukup berarti didapat pada pertandingan ini terjadi pada menit ke-44. Peluang itu didapat oleh pemain Madrid, Pepe. Pada kesempatan ini, Oezil kembali memberikan peran dengan menyodorkan bola ke areal penalti Barca. Namun bola yang kemudian ditanduk oleh Pepe itu masih bisa diantisipasi dengan baik oleh Pique.

Sementara Barca memperoleh kesempatan berharganya pada menit ke-51. Peluang itu diraih Pedro. Sayangnya kesempatan itu juga belum maksimal untuk bisa membongkar pertahanan Madrid.

Memasuki menit ke-69, para pendukung Barca sempat bersorak gembira. Lionel Messi ketika itu terlihat berhasil membobol gawang Madrid. Namun hakim garus sudah lebih dulu mengangkat bendera sebagai tanda offside.

Selanjutnya di menit ke-75, Barca kembali melakukan penetrasi. Tapi kerjasama antara Xavi dan Pedro itu gagal membuahkan hasil karena kiper Iker Casillas masih mampu menyelamatkan gawangnya dari ancaman.

Hal yang sama kembali lagi dilakukan oleh Casillas di sembilan menit jelang berakhirnya waktu normal. Kiper timnas Spanyol ini dengan cemerlang menghalau tendangan dari Iniesta dari jarak 12 yard.

Sebaliknya, kiper Barca Jose Pinto Colorado juga sempat membuat penyelamatan gemilang di penghujung babak ketika ia dengan cukup apik merintangi bola yang disodorkan oleh Di Maria.

Tak ada gol yang berbuah selama 90 menit membuat laga ini harus tetap dilanjutkan. Tapi penantian untuk memperoleh gol itu akhirnya tercapai juga. Adalah Ronaldo yang berhasil memecahkan kebuntuan untuk membuat gol. Bola tandukan kepalanya yang menyambut umpan dari Di Maria itu berhasil menggetarkan gawang Pinto.

Kemenangan pun sudah berada di depan mata para pemain Madrid. Tapi Barca tak mau berpatah arang. Segala upaya terus dilakukan untuk bisa menyamakan gol. Bahkan ketika Di Maria harus meninggalkan lapangan pada menit ke-120. Sayangnya, waktu yang tak tersisa banyak itu hanya tak mampu lagi untuk membalas gol dari Ronaldo. Skor 1-0 tetap tak berubah sampai peluit panjang ditiupkan wasit.

Demikian berita sepakbola dari hasil pertandingan Final Copa Del Rey, antara Real Madrid melawan Barcelona, yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Madrid.
Baca juga berita bola lainnya dari El Clasico Berakhir Imbang 1-1.

Sabtu, 16 April 2011

El Clasico Berakhir Imbang 1-1

|0 komentar
Dari lanjutan La Liga Spanyol, duel El Clasico antara seteru abadi Real Madrid melawan Barcelona, akhirnya hanya berakhir dengan skor imbang 1-1. Pertandingan seru yang berlansung di Stadion Bernabue yang merupakan kandang dari Real Madrid, dan kedua gol yang tercipta pada pertandingan ini, tercipta melalui titik putih, yang masing-masing dicetak oleh Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Berikut berita selengkapnya dari hasil lengkap laga El Clasico, hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Dua Penalti Warnai Laga El Clasico, Antara Real Madrid Melawan Barcelona



Real Madrid menahan imbang Barcelona 1-1 pada lanjutan Primera Liga Spanyol bertajuk El Clasico, Sabtu (16/4) malam.

Kedua gol diciptakan dua bintang masing-masing tim, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, melalui titik putih penalti. Bagi Ronaldo, gol tersebut merupakan yang pertama baginya ke gawang Barcelona. Sementara, gol Messi adalah yang pertama ke gawang tim yang ditangani Jose Mourinho.

El Clasico ini merupakan edisi pertama dari empat pertandingan yang akan dijalani kedua tim dalam dua pekan ke depan. Setelah ini, Madrid dan Barcelona akan saling berhadapan di final Copa del Rey serta dua laga semi-final Liga Champions.

Kedua tim melakukan perubahan dalam susunan tim inti. Madrid mengistirahatkan Mesut Oezil di bangku cadangan dan menempatkan Pepe di lini tengah dalam formasi 4-3-3. Sementara, Barcelona kembali memainkan kapten Carles Puyol di lini belakang sebagai tandem Gerard Pique.

Pertandingan dimulai dengan tempo lamban. Setelah saling berhati-hati, Barcelona menuai peluang bersih pertama pada menit ke-19. Umpan Andres Iniesta mencapai jalur lari Messi, tetapi tendangan lob pemain mungil itu mampu dijangkau Iker Casillas.

Delapan menit berselang, David Villa menyambut umpan terobosan Messi. Casillas langsung menghadang dan Villa terjatuh. Para pemain Barcelona meminta penalti, tapi tidak digubris wasit Cesar Muniz Fernandez.

Madrid membalas. Dari sebuah tendangan penjuru, sundulan Ronaldo hampir saja menembus gawang Barcelona kalau saja tidak dimentahkan Adriano.

Pertandingan menjadi lebih hidup di babak kedua. Menit 49, Ronaldo hampir membuka keunggulan bagi Los Merengues. Tendangan bebasnya dari jarak 25 yard menghantam tiang gawang tanpa dapat dijangkau Victor Valdes.

Dua menit berselang, upaya Raul Albiol mencegah Villa melepaskan tembakan di dalam kotak penalti berbuah hukuman tendangan duabelas pas oleh wasit. Tak cuma penalti, kartu merah juga dihadiahkan Muniz Fernandez kepada Albiol. Tanpa kesulitan, Messi menaklukkan Casillas saat mengeksekusi penalti.

Tertinggal, Mourinho menjawabnya dengan memasukkan sejumlah pemain bernaluri menyerang. Pepe dipertahankan sebagai perusak ritme di lini tengah, sedangkan Xabi Alonso dan Karim Benzema ditarik keluar untuk digantikan dengan Mesut Oezil dan Emmanuel Adebayor.

Masuknya Oezil membuat Madrid mampu mengimbangi tempo permainan lawan. Apalagi Barcelona harus kehilangan Puyol dan Adriano akibat cedera. Menit 81, Madrid akhirnya menyamakan kedudukan. Penetrasi Marcelo diakhiri dengan tekel Dani Alves di area terlarang. Penalti untuk Madrid. Valdes menerima kartu kuning akibat memprotes keras keputusan Muniz Fernandez karena menilai Marcelo melakukan diving, tetapi hukuman tetap dijalankan. Dari titik putih, Ronaldo menyeimbangkan kedudukan.

Sisa pertandingan tidak membuahkan gol tambahan untuk kedua tim. Barcelona pun masih memimpin klasemen Primera Liga dengan keunggulan delapan poin atas Madrid. Kedua tim akan kembali berjumpa di final Copa del Rey, Rabu mendatang.

Demikian berita dari hasil pertandingan antara Real Madrid melawan Barcelona yang berakhir imbang dengan Skor 1-1.
Baca juga berita bola lainnya dari Madrid Melaju Ke Semifinal.

Selasa, 12 April 2011

Barcelona Lolos Ke Semifinal

|0 komentar
Masih dari Liga Champions Eropa, satu lagi wakil Spanyol yang memastikan diri melaju ke babak selanjutnya adalah Barcelona. El Barca berhasil mengalahkan Shaktar dengan skor 0-1, satu-satunya gol pada pertandingan tersebut dicetak oleh Lionel Messi. Dengan hasil itu, Barca unggul agregat 6-1, dan memastikan satu tiket ke babak Semifinal. Berikut berita selengkapnya hanya di Berita Sepakbola Terlengkap.


Barcelona Memastikan Satu Tiket Ke Babak Semi-Final, Setelah mengalahkan Shaktar 0-1



Lionel Messi memastikan langkah Barcelona ke semi-final Liga Champions usai mengalahkan Shakhtar Donetsk 1-0 di Donbass Arena, Rabu (13/4), dinihari WIB. Kemenangan tersebut membuat pasukan Blaugrana unggul secara agregat 6-1.

Dengan sukses ini, Barca sekarang hanya tinggal menanti pemenang dari pertandingan Tottenham Hotspur kontra Real Madrid yang baru akan menggelar pertandingannya Kamis dinihari esok. Madrid saat ini telah mengantungi kemenangan 4-0 dari pertemuan pertamanya dengan Tottenham. Pemenang dari pertandingan tersebut akan menjadi lawan Barca di semi-final Liga Champions.

Menghadapi laga ini, pelatih Shakhtar harus kehilangan dua pemain pilarnya Dario Srna dan Razvan Rat. Kedua pemain tersebut absen karena mengalami cedera. Sebaliknya di kubu Barca, pelatih Pep Guardiola tak memboyong Andres Iniesta yang tengah menjalani hukuman akumulasi kartu.

Walau tidak diperkuat dua pemain pilarnya, Shakhtar masih tetap mampu menunjukkan perlawanan sengit. Di awal-awal babak, anak asuh Mircea Lucescu ini sempat membuat kejutan ke lini pertahanan Barca.

Delapan menit pertandingan baru berjalan, Douglas Costa melepaskan sebuah tendangan terarah. Tetapi pada saat itu tendangan kerasnya masih bisa diantisipasi dengan baik oleh kiper Barcelona Victor Valdes.

Hal serupa juga kembali lagi diulanginya pada menit ke-14. Namun untuk kali kedua pula, Valdes masih bisa menepis usaha pemain Shakhtar yang ingin membobol gawang el Blaugrana.

Meski sempat ditekan di awal penampilan, Barca tetap kehilangan kemampuannya untuk balik menyerang. Peluang terbaik Barca sempat didapat pada menit ke-28 lewat tendangan keras dari Lionel Messi. Bola yang diterima dari Sergio Busquets langsung disambut dengan sebuah tendangan dari jarak 25 yard oleh Messi. Tetapi usaha itu masih belum mendapatkan hasil.

Sampai pertengahan babak, Barca memperlihatkan dominasinya atas Shakhtar dengan penguasaan bola hampir 59 persen. Peluang-peluang yang sempat didapat pemain Barca tidak hanya pada sosok Messi saja. Tetapi Ibrahim Affelay sempat pula memperoleh kesempatan di menit ke-42. Namun kerja keras striker muda berbakat milik Barca ini juga masih menemui jalan buntu.

Barca akhirnya baru bisa memastikan keunggulannya saat pertandingan tersisa dua menit pada waktu normal. Gol tersebut dicetak oleh Messi usai menerima umpan dari Dani Alves. Bola yang ditendang dengan kaki kiri itu langsung mengalir tak terkawal di sudut kanan gawang Shakhtar. Gol tersebut merupakan yang kesembilan dikoleksi Messi di Liga Champions musim ini.

Berbekal gol dari Messi tersebut membuat penampilan Barca menjadi lebih tak banyak beban saat memasuki babak kedua. Sebaliknya tim lawan berusaha sekuat tenaga sambil menanti datangnya keajaiban sebagai modal untuk mengejar defisit lima gol.

Usaha itu sempat dirintis oleh Jadson, Luiz Adriano maupun Eduardo yang baru dimainkan di pertengahan babak. Sayangnya, tembok pertahanan Barca yang berlapis selalu saja membuat kandas usaha dari para pemain Shakhtar.

Barca di babak ini juga tetap tidak ada mengendurkan serangannya ke jantung pertahanan tim tuan rumah. Di menit ke-59, serangan yang dibangun oleh Messi kembali lagi membuat kekacauan di lini pertahanan Shakhtar. Di menit ini Alves sempat memanfaatkan bola rebound, namun tendangannya juga masih belum menemukan sasaran terbaiknya.

Selanjutnya di menit ke-74, usaha Shakhtar yang dibangun lewat kerjasama Henrik Mkhitaryan dan Eduardo nyaris saja membuahkan hasil. Tetapi lagi-lagi, kiper Valdes dengan begitu gemilang masih mampu mementahkan peluang yang didapat pemain Shakhtar tersebut. Dan sampai pertandingan berakhir usaha Shakhtar untuk mencuri gol ke gawang Barca tetap tidak bisa membuahkan hasil.

Demikian berita mengenai hasil pertandingan antara Barcelona melawan Shaktar Donetsk, yang berakhir dengan skor 0-1, untuk kemenangan El Barca.
Baca juga berita bola lainnya dari MU Kalahkan Chelsea 2-1.