24 Juli 2011 bertempat di Estadio Monumental Antonio Vespuccio Liberti, Buenos Aires, Argentina. Uruguay ditasbihkan menjadi juara terbanyak Copa Amerika dengan raihan 15 gelar setelah mengempaskan Paraguay di final dengan skor 3-0. Uruguay telah puasa gelar Copa America selama 16 tahun.
Tambahan gelar ini membuat Uruguay menjadi negara yang mengumpulkan gelar juara turnamen sepakbola di bumi. Rinciannya adalah 15 kali juara Copa America, 2 kali juara World Cup (Piala Dunia/1930 dan 1950), 2 kali medali emas Olimpiade (1924 dan 1928), dan 1 gelar Pan American (1983).
Uruguay membuka gol lewat Suarez pada menit 11, diteruskan Forlan pada menit 41 dan 89. Walaupun Paraguay gagal juara, cuma runner up, tetapi Justo Villar kiper Paraguay mengalahkan Muslera, kiper Uruguay dalam perebutan gelar kiper terbaik. Villar berjasa mengantarkan Paragauay ke final tanpa kalah sebelum bertemu Uruguay. Penampilan Villar juga hebat dengan menggagalkan adu penalti saat bertemu Venezuela dan Brasil.
Hanya 54 gol tercipta selama ajang Copa America 2011. Merupakan terminim sepanjang sejarah gelaran ini. Dari 54 gol tercipta tidak gol yang berasal dari tendangan bebas langsung. Ini merupakan kejadian pertama 52 tahun terakhir sejak Copa America 1959 di Ekuador. Fakta unik, pada tahun itu yang menjadi juara adalah Uruguay dengan kakek Forlan sebagai pelatihnya.
Distribusi Gelar Copa America 2011:
Juara: Uruguay
Runner-up: Paraguay
Tempat Ketiga: Peru
Pemain Terbaik: Luis Suarez (Uruguay)
Top Skorer: Jose Paolo Guerrero (Peru)-5 Gol
Kiper Terbaik: Justo Villar (Paraguay)
Pemain Muda Terbaik: Sebastian Coates (Uruguay)
Tim Fair Play: Uruguay
![]() |
| Logo Copa America 2011 (Wikipedia) |
![]() |
| Uruguay (ca2011.com) |
![]() |
| Uruguay (ca2011.com) |



0 komentar:
Posting Komentar