Senin, 20 Februari 2012

Baresi Disiapkan untuk Gantikan Ranieri


Nasib pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri semakin di ujung tanduk. Kubu Inter mengisyaratkan laga Liga Champions melawan Olympique Marseille sebagai pertaruhan nasibnya.

Menurut Mediaset, Presiden Inter, Massimo Moratti menolak bicara dengan Ranieri setelah Nerazzurri dipermalukan Bologna 0-3 di kandang, Giuseppe Meazza, Jumat 17 Februari 2012. Moratti mengekspresikan kemarahan dengan meninggalkan laga pada jeda babak I dimana saat itu Inter sudah tertinggal 0-2.

Moratti ternyata mencurahkan kekecewaannya kepada Direktur Olahraga Inter, Marco Branca. Sang Supremo pun menyuruh Branca untuk bicara kepada Ranieri seusai laga.

"Branca juga menghubungi agen Ranieri, Beppe Bozzo. Moratti mengancam jika Inter kembali kalah telak di Liga Champions dari Olympique Marseille, pekan ini, maka karir Ranieri akan berakhir," bunyi tulisan di Mediaset.
Laga leg 1 babak 16 besar Liga Champions ini memang layak dijadikan sebagai tes kapasitas Ranieri. Karena laga ini dipentaskan di kandang Marseille, Stade Velodrome. 
Jika gagal, kubu Inter telah menyiapkan pelatih sementara (caretaker). Beppe Baresi akan mengambilalih posisi Ranieri dan sebagai asistennya ditunjuk Luis Figo. Rencana kembalinya Marco Materazzi di tim kepelatihan Inter juga sedang dalam pertimbangan.

Ranieri sempat membawa harapan di awal menangani Inter. Sayangnya, sindrom penurunan prestasi kembali diidap tim-tim yang ditukangi Tinkerman seperti saat dipecat di beberapa tim sebelumnya.

Kekalahan 0-3 dari Bologna jadi yang kelima dalam enam laga terakhir Inter. Nerazzurri kini harus turun ke posisi 7 dengan 36 poin dari 24 laga. (irb)
• VIVAbola

0 komentar:

Posting Komentar