Senin, 20 Februari 2012

Dalam Sepekan, Barcelona Telah Pulihkan Kehormatan

Kepastian 99 persen lolos dari babak 16 besar Liga Champions dan kemenangan sensasional atas Valencia di La Liga merupakan bukti sempurna bahwa Barcelona tetaplah Barcelona, salah satu tim terkuat di muka bumi. Hanya dalam sepekan, Blaugrana telah memulihkan kehormatannya.

Barcelona FC mungkin berkata, siapa yang butuh kemenangan tandang di liga domestik jika bisa mengalahkan siapa saja di kandang? Ini semua tentang Liga Champions. Biarlah Real Madridmenguasai La Liga, mereka sudah cukup membuang uang, mereka layak mendapatkannya.

Ini adalah yang paling dibutuhkan oleh kubu Catalan menanggapi hampir pastinya Madrid menjadi juara. Barcelona takkan menjuarai liga musim ini, mereka tahu itu, juga kita. Tapi di Liga Champions, mereka tetap tim yang tak terkalahkan. Terlepas dari pembantaian AC Milan terhadap Arsenal, Barcelona masih tampak terlalu kuat untuk tim manapun di Eropa. Barcelona menggulungLeverkusen 3-1 di leg pertama, di rumahnya sendiri, dan itu membuat tim elit Jerman tersebut mulai menatap akhir perjalanannya di Liga Champions musim ini, bahkan sebelum leg kedua digelar.

Di liga, tidak banyak berubah. Mereka masih tertinggal 10 poin dari Real Madrid. Untuk ukuran rivalitas Barcelona-Madrid, 10 poin adalah selisih yang sangat mematikan. Pesta gol ke gawang Valencia FC tak mengubah apapun. Barcelona tak terkalahkan di kandang, tapi agak limbung saat tandang. Meski tertinggal di awal pertandingan, semua tahu siapa pemenangnya saat peluit panjang dibunyikan. Bukan masalah skor 5-1, tapi timing kemenangan itu yang penting, khususnya di babak kedua, di mana Barcelona melancarkan serangan demi serangan mematikan ke jantung pertahanan Valencia. Hasil akhir bisa saja lebih telak jika Cesc Fabregas, Tello dan Alexis Sanchez lebih tenang dalam menyelesaikan peluang.

Tapi, tentu saja Lionel Messi yang mendapatkan panggung terbaik. Empat golnya adalah wujud sebuah aksi penuh keajaiban. Tendangan lob yang menandai gol terakhirnya malam itu sungguh luar biasa. Tak hanya itu, Xavijuga menambahkan sebuah gol lewat chip indah yang melengkapi derita Valencia. Andres Iniesta bahkan menunjukkan kelas yang berbeda dari hampir semua orang di atas lapangan. Dia punya visi, sentuhan serta kemampuan mengendalikan lini tengah dan depan yang melebihi rata-rata. Meski tidak mencetak gol, kehebatan Iniesta terasa hampir di seluruh penjuru lapangan.

Usai membantai Valencia, Josep Guardiola langsung memuji Xavi untuk pengaruh dan peran besarnya bagi Barcelona. Pep menyatakan bahwa Barca tanpa Xavi takkan menjadi tim yang sama seperti sekarang ini.

Setelah dua kemenangan hebat dalam kurun waktu seminggu dan penegasan Messi sebagai pemain terbaik di dunia, Barcelona punya kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka juga tak terkalahkan di laga tandang. Akhir pekan ini, Barca akan melawat ke markas Atletico Madrid. Meski Barca tak bisa memenangi La Liga musim ini, mereka butuh perbaikan di laga-laga tandang. Tanpa jadwal Liga Champions di tengah pekan, harapkanlah Barcelona menurunkan pasukan terkuatnya saat melawan Los Colchoneros.

Barcelona harus mendongkrak form tandangnya agar tak tertinggal lebih jauh dari Real Madrid sebelum El Classico digelar lagi bulan April nanti. Dengan ketebalan tembok pertahanan, kreativitas tak terbatas para gelandang dan barisan predator haus gol di lini depannya, Barcelona pasti bisa melakukannya. 

Bola.net

0 komentar:

Posting Komentar