Sebuah umpan manis dari Ferry Aman Saragih lewat tendangan pojok dari sisi kiri pertahanan PSPS Pekanbaru pada menit 21 mampu ia sambut dengan sundulan akurat menembus gawang PSPS. Ya, Dicky Firasat yang mampu mencetak gol tersebut dan membuat mental lawan langsung down.
Tak ada luapan kegembiraan dari Dicky seusai mencetak gol tersebut. Karena seusai sundulannya tersebut, dirinya harus ditarik keluar dan digantikan Agung Suprayogi akibat cedera pada kepala setelah berduel kepala dengan bek lawan.
Dicky langsung ditandu keluar dan ditangani tim medis tim. Lalu tim medis mengevakuasi ke RSUD Kepanjen. Namun, setelah mendapat perawatan pertolongan pertama, striker Arema ini justru harus dirujuk ke RS Lavalette Malang. "Hasil diagnosa tim dokter, Dicky mengalami patah tulang di pipi kirinya", kata media officer Arema Indonesia, Sudarmaji.
Menurut Sudarmaji, penanganan lebih lanjut pada Dicky itu dijadwalkan lima hari lagi sesuai dengan rencana tim dokter. "Sebab, tim medis ahli bedah plastik baru bisa menangani setelah lima hari nanti untuk melakukan operasi", papar pria asal Banyuwangi tersebut.
Sudarmaji juga masih belum bisa memastikan sampai kapan Dicky Firasat ini harus istirahat karena tulang pipinya patah. "Kami belum tahu, Dicky harus istirahat sampai kapan. Doakan saja semoga cepat sembuh", tambahnya.
Cedera parah yang dialami oleh Dicky Firasat ini membuat Arema hingga kini telah kehilangan dua pemain. Ini setelah sebelumnya, kiper Arema Dian Agus Prasetyo juga mengalami patah tulang kaki saat laga pertama Indonesia Super League.
Wearemania.net
0 komentar:
Posting Komentar