Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Februari 2012

Duel Singo vs Macan Berakhir Imbang 1-1

|0 komentar
Arif Ariyanto Ditahan Imbang Ismed (Foto : Apry)
Arif Ariyanto Ditahan Imbang Ismed (Foto : Apry)

Pelatih Arema Indonesia Joko Susilo kembali menurunkan the winning team seperti saat melawan PSPS Pekanbaru. Formasi 3-5-2 kembali diusung oleh pelatih yang sebelumnya menjabat asisten pelatih tersebut. Ahmad Kurniawan yang tampil cemerlang saat melawan PSPS Pekanbaru kembali dipercaya mengawal gawang Arema. Trio Seme Partick Pierre, Steve Hesketh dan Johan Ibo dipercaya coach Gethuk membendung serangan Persija.
Kembalinya Kim Young Hee juga membuat Sujarwoko kembali harus duduk di bangku cadangan. Kim ditemani oleh Arif Arianto dan Ferry Aman Saragih. Dua sayap diisi oleh Khusnul Yuli dan Kerry Yudiono untuk mendukung serangan dari sayap. Sedangkan dua penyerang adalah Marcio dan Agung Suprayogi.
Jalannya Pertandingan
Tuan rumah langsung menekan pertahanan Persija Jakarta yang digalang duet Precious dan Fabiano Beltrame. Serangan tersebut langsung memberikan efek kejut bagi pertahanan Persija. Paniknya pertahanan Persija in membuat Ismed Sofyan tergesa-gesa membuang bola tetapi malah mengenai tangannya sendiri. Tendangan disudut kanan pertahanan Persija ini masih mengenai pagar hidup Persija.
Tak mau permainan dikuasai oleh pemain Arema, Persija mencoba melancarkan serangan. Hasilnya pada menit 14 tendangan keras Robertino dari luar kotak pinalti masih bisa ditepis AK sehingga hanya menghasilkan corner kick untuk Persija. Skor masih 0-0 untuk kedua tim.
2 menit berselang, peluang berikutnya dari Arema datang pada menit16 saat overlap dari Kerry Yudiono mampu lepas dari pantauan bek Persija. Namun sayang tendangan lemahnya tersebut masih bisa ditangkap dengan sempurna oleh Galih Sudaryono. Menit 20, giliran overlap Khusnul Yuli yang mampu merepotkan pertahanan Persija, namun umpan datar Khusnul Yuli masih mampu dibuang oleh bek persija dan hanya menghasilkan tendangan pojok.
Tendangan pojok yang diambil oleh Ferry Aman Saragih meluncur deras ke area pinalti Persija. Bola liar tersebut mengarah ke arah Precious dan berbelok menuju gawang persija tanpa mampu dihalau oleh kiper dan bek Persija. skor 1-0 untuk tuan rumah Arema Indonesia.
Tertinggal 1 gol, Persija berusaha untuk tampil lebih menyerang. Memanfaatkan rapuhnya pertahanan Arema di sisi kiri yang diisi Kerry Yudiono, Persija terus mencecar sisi tersebut untuk menembus ketatnya pertahanan Arema. Terbukti pada menit 29 lewat sebuah serangan dari sisi kiri tersebut serangan persija mampu dimanfaatkan Bambang Pamungkas menjadi gol setelah bola liar hasil sundulan dari Pedro Javier menemui kakinya dan tanpa ampun dicocor kedalam gawang Arema. 1-1 kedudukan sementara.
Tak puas dengan hanya satu gol, Persija terus menekan pertahanan Arema. pada menit 32 sundulan Fabiano hasil dari umpan Ismed Sofyan masih menyamping disisi kanan gawang Ahmad Kurniawan.
Tertekan terus menerus, Arema berusaha bangkit dengan mencoba kembali melakukan tekanan pada pertahanan Persija. Tepat pada menit 37' Agung Suprayogi memperoleh peluang didepan gawang Persija, namun tendangannya masih melayang diatas gawang Galih Sudaryono. Satu menit kemudian peluang kembali didapat oleh Agung, tanpa pengawalan dari bek Persija sundulan Agung masih belum menemui sasaran dan menyamping disisi kanan pertahanan.Skor 1-1 ini bertahan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua
Tidak ada perubahan dari kedua tim yang bertanding malam hari ini. Persija Jakarta mencoba mengambil alih inisiatif serangan dengan umpan-umpan pendek cepat yang dimotori oleh Robertino Pugliara. Lini tengah Persija terus mengkreasi serangan dari semua sisi lapangan. Apabila pada babak pertama konsentrasi serangan Arema terpusat dimana posisi Kerry Yudiono berada, hal yang berbeda tampak pada awal babak kedua tersebut. Serangan Persija hampir merata disetiap sisi lapangan.
Kedua tim tampaknya tidak terpancing untuk bermain terlalu terbuka pada babak kedua ini. Tidak ada peluang berarti yang membahayakan gawang kedua tim. Tercatat sampai menit 55 hanya tendangan Bambang Pamungkas yang sempat merepotkan barisan pertahanan Arema.
Sadar serangan yang dibangun persija tumpul, pelatih Persija Jakarta, Iwan Setiawan memasukkan Oktavianus untuk menggantikan Rahmat Affandi yang kurang efektif dalam serangan.
Tak kurang dari 2 menit turun ke lapangan, Oktavianus mampu mengirimkan umpan matang kepada Ramdani Lestaluhu yang berdiri bebas di depan gawang Arema. Beruntung bagi Arema, tendangan salto dari Ramdani tidak menemui sasaran dan hanya menyamping digawang Ahmad Kurniawan. Skor masih tetap imbang 1-1 untuk kedua tim.
Sebuah serangan balik pada menit 67 mampu mengancam gawang Persija Jakarta. Berawal dari pergerakan Marcio disisi kiri pertahanan Persija, Marcio mampu mengirim umpan datar kepada Nurul Mauludi yang langsung memberi umpan crossing kedalam kotak pinalti dimana Agung Suprayogi berada. Sempat terjatuh setelah berduel dengan Precious, namun wasit memutuskan bukan pelanggaran dan pertandingan tetap dilanjutkan.
Sisa 10 menit pertandingan diwaktu normal, kendali permainan menjadi milik Persija Jakarta. Beberapa peluang mampu diciptakan Bambang Pamungkas dkk untuk membuat repot pertahanan Arema. Namun penyelesaian yang terburu-buru dan kurang tenangnya penyerang Persija menyelesaikan peluang tersebut membuat tidak ada satu gol pun yang tercipta.
Jual beli serangan terus terjadi dari kedua tim yang bertanding. Namun sayang tidak ada satu gol pun yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan tanpa berakhirnya pertandingan.
Susunan Pemain
Arema Indonesia:31. Ahmad Kurniawan, 3. Seme Partick Pierre, 32. Steve Hesketh, 6. Johan Ibo, 25. Khusnul Yuli, 20. Kery Yudiono, 16. Kim Young Hee, 9. Arif Arianto, 19. Feri Aman Saragih, 45. Agung Suprayogi, 10. Marcio Souza
Persija Jakarta:1. Galih Sudaryono, 14. Ismed Sofyan, 23. Leo Saputra, 15. Fabiano Beltrame, 2. Precious E.,13. Hasim Kipuw, 10. Robertino Pugliara, 27. Rahmad Affandi, 7. Ramdani Lestaluhu, 20. Bambang Pamungkas, 25. Pedro Javier

Wearemania.net

Derby Persema Vs Arema Ditunda

|0 komentar
Usai Lawan Persiba, Musafri Harus Lebih Lama Lagi Menunggu Jadwal Main
Usai Lawan Persiba, Musafri Harus Lebih Lama Lagi Menunggu Jadwal Main

Kangennya publik bola Malang Raya untuk melihat dua saudara berduel di lapangan harus ditahan sejenak, ya pertandingan Persema vs Arema yang menurut jadwal bakal dilangsungkan pada 19 Februari resmi ditunda.
Kepastian ditundanya laga ini disampaikan oleh Noor Ramadhan media officer Arema kepada wearemania.net. Menurut Nunun, ditundanya jadwal pertandingan itu adalah keinginan oleh Arema dan surat pengajuannya sudah disampaikan kepada penyelenggara kompetisi, Kamis (16/2) siang.
"Sebagai hasilnya, penundaan jadwal yang kami sampaikan disetujui oleh Hendriyana, Head of First Level Competition LPIS pada sore harinya," kata Nunun.
Penundaan pertandingan itu , menurut Nunun, disebabkan tim Arema masih butuh waktu untuk pembenahan pemain Arema. Hal itu terkait dengan sejumlah pemain yang telah mengajukan pengunduran diri ?dari manajemen yang berkantor di Jalan Jakarta 48 Malang.
Selain itu, pengunduran jadwal transfer window ?menjadi alasan utama bagi manajemen Arema untuk mengesahkan para pemain baru. ?Karenanya, Arema berharap dengan dibukanya transfer window ?pada tanggal 20 Februari mendatang, maka kebutuhan pelatih Antonic Dejan terhadap pemain Arema dapat terpenuhi.
Persema Sudah Tahu
Tim yang bertindak sebagai tuan rumah, Persema pun sudah tahu pertandingan bakal ditunda. "Pertandingan derby melawan Arema akan ditunda. Kami telah mendapat surat dari manajemen PT. Arema Indonesia mengenai penundaan ini. Selain itu juga ada surat dari PT. LPIS mengenai hal ini," ungkap Moses Hutabarat, salah seorang dari manajemen Persema, seperti yang dilansir dari Bola.net Kamis (16/02).
Dengan adanya penundaan ini, kubu Persema akan langsung bertolak ke Makassar untuk melanjutkan jadwal mereka menantang PSM Makassar. "Setelah ke Makassar, baru kami akan bermain di kandang menjamu Persibo Bojonegoro," sambung Moses.
Sebelumnya, laga derby Malang diagendakan bakal dihelat Minggu (19/02) mendatang. Namun, karena masih adanya konflik dualisme manajemen di kubu Arema, laga ini diputuskan ditunda. Menurut info, laga ini bakal dihelat 26 Maret 2012 mendatang. (Abi/Wearemania/Bola)

Wearemania.net

Milo Tetap Pimpin Latihan Melawan Persijap

|0 komentar
Ridhuan Ikut Berlatih Besama Milomir Seslija (Foto : Abi Yazid)
Ridhuan Ikut Berlatih Besama Milomir Seslija (Foto : Abi Yazid)

Kondisi tim Arema IPL masih tetap menjadi dua, meski sudah ada titik keputusan tentang pengelolaan Arema. Jika kemarin Dejan latihan di Singosari, maka Milomir Seslija tetap dengan sangat serius mempersiapkan pasukannya untuk bermain melawan Persijap Jepara
Di latihan kemarin pemain nampak gembira, tidak ada kecemasan. Karena seakan-akan merekalah yang akan bermain atas nama Arema untuk melawan Persijap. Mereka tetap yakin akan bermain dibawah nama Arema sesuai intruksi penanggungjawab Arema, Peni Suparto.
"Tugas saya hanya untuk melatih pemain sesuai instruksi penanggungjawab Arema. Urusan konflik manajemen Arema, sudah ada yang urus. Kami disiapkan untuk bermain di Liga IPL" kata Hendrik Kotto, asisten pelatih Arema. Karena itu, lanjut Hendrik, kondisi para pelatih dan pemain tergolong bagus dan tidak terpengaruh dengan kondisi konflik intern Arema sebab mereka hanya diberi tugas untuk berlatih dan bermain sepakbola dengan profesional. Sehingga, dapat mengharumkan nama besar Arema di kompetisi IPL.
Seperti diketahui, 10 pemain Arema dibawah asuhan Milo telah berlatih bersama dalam beberapa pekan ini. Mereka sebagian besar merupakan pemain yang telah mengundurkan diri dari manajemen Arema yang berada di Jalan Jakarta 48 Kota Malang.
Dari latihan yang digelar di Stadion Gajayana, tampak Noh Alam Shah, M Ridhuan, Sunarto, Leonard Tupamahu, Kevin Tata, Johan Al Farizi, Irfan Raditya, Usep Munandar, Dicho Kurniawan, Ronny Firmansyah dan Crisluk.
Meski hanya bermaterikan 10 pemain, Milo nampak asyik dalam memberikan porsi latihan, Tidak ideal memang, namun inilah yang harus dilakukan. Milo sendiri mengungkapkan jika dirinya masih tetap menunggu keputusan dari PSSI."Sampai saat ini saya masih tetap menunggu keputusan" ungkap pelatih berkebangsaan Bosnia itu.
Milo sendiri mengaku sangat profesional, dia sangat kagum terhadap semangat para pemainnya meski mendapatkan ujian selama ini. "Loyalitas mereka sangat luar biasa, saya hanya bingung dengan kondisi ini. Sebelumnya saya dan team mendapat banyak dukungan dari Aremania dan memenangkan dua pertandingan home. Di luar negeri kondisi ini sangat bagus buat bisnis, namun disini sebaliknya karena saya malah tidak diperbolehkan melatih lagi" Kata Milo mengomentari kasus dirinya selama ini.
PSSI sendiri sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia belum dapat menemukan jalan keluar yang terbaik terhadap konflik intern Arema. Sihar Sitorus, Ketua Bidang Kompetisi sekaligus anggota Exco PSSI, mengatakan tidak mudah untuk menemukan titik temu kedua kubu. Karena itu PSSI masih membutuhkan waktu untuk mencarikan jalan keluar yang terbaik bagi kedua kubu. (Abi/Wearemania)

Wearemania.net

Joko Susilo : Maaf Aremania

|0 komentar
Penampilan Arema sebenarnya lebih bagus jika dibandingkan dengan ketika melawan PSPS lalu, namun dengan kondisi lawan yang lebih kuat, hasil bagi poin satu antara Arema dengan Persija juga perlu disyukuri.?
"Kami sudah berupaya sekeras mungkin memenangkan pertandingan ini, namun ternyata kami tidak bisa memangkan pertandingan ini, saya sedih karena tidak bisa memberikan hiburan kepada ribuan Aremania yang telah datang menyempatkan waktunya untuk mendukung perjuangan kami selama 90 menit" Kata Joko.
Pelatih yang menggantikan Pikal ini mengatakan jika dirinya punya target khusus di match ini, yaitu, Arema harus cepat meninggalkan zona degradasi menuju papan tengah. "Tapi kenyataannya masih belum bisa" lanjut dia
Joko menjelaskan dirinya sangat menghargai kerja keras pemain selama 90 menit. "Saya hargai kerja keras pemain untuk memenangkan pertandingan, namun secara pribadi saya masih sedih karena tim kami belum bisa memberikan kesenangan kepada Aremania. Dan saya mohon maaf kepada Aremania semua" Ungkap Joko.
Sejak Di Awal Babak Pertama Marcio Sudah Merasakan Cedera
Tentang tidak adanya stok striker di jajaran pemain cadangan dan mandulnya striker yang dipasang, Joko mengatakan jika kondisi Santoni dan Boy Jati sedang tidak bagus. "Sebelum main saya sudah menanyakan kesiapan mental dan kondisi fisik mereka, saya senang bila Santoni dan Boy jujur terhadap kondisi fisik mereka. Santoni cedera dan Boy masih merasakan nyeri di kakinya" ungkap mantan pemain Arema itu.
Karena itu, Joko tidak memaksakan orang yang kondisinya kurang bagus untuk bermain. "Bahkan tadi di 10 menit awal babak pertama Marcio sudah merasakan sakit di kakinya. Namun, kondisi ini saya paksakan karena tidak ada stok. Termasuk digantinya Agung Suprayogi. Agung sendiri mengatakan di babak kedua dia sudah ingin diganti namun saya tahan karena benar-benar tidak ada striker di bench" Kata pelatih kelahiran Cepu ini(Abi/Wearemania)
Wearemania.net

Sabtu, 18 Februari 2012

Singo Edan Tak Bakal Gentar Dengan Macan Kemayoran

|0 komentar
 Arema tidak gentar menghadapi tim kuat Persija Jakarta dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) yang digelar di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Minggu (19/2), bahkan tim ini bertekad akan bermain maksimal.

Pelatih Arema LSI Joko Susilo, Sabtu, menyatakan, apapun dan bagaimanapun kondisi tim serta siapapun lawannya, dirinya harus memberikan permainan terbaik dan berupaya maksimal untuk memenangkan pertandingan.

"Waktu 'recovery' (pemulihan) pemain (Arema) cukup singkat setelah menjamu PSPS (Kamis, 16/2) dan lawan yang dihadapi pun juga tim tangguh dan bukan perkara mudah untuk menundukkan Persija, namun kami akan tetap memberikan perlawanan maksimal untuk meraih poin absolut kembali," ujarnya.

Meski Arema harus kehilangan satu pemain pilarnya, yakni Dicky Firasat yang terpaksa absen karena mengalami cedera patah tulang rahang usai berbenturan dengan pemain PSPS, Dedi Gusmawan, Joko tetap optimistis mampu mengimbangi permainan Persija.

Ia mengakui, Persija adalah salah satu tim yang cukup tangguh dengan diperkuat para pemain bintang, namun Arema harus tetap optimistis mampu mempersembahkan permainan terbaik dan poin sempurna guna memperbaiki posisi yang saat ini masih berada di urutan ke-17 klasemen sementara LSI.

Ia memastikan, dirinya akan menurunkan komposisi tim terbaiknya ketika menghadapi Persija Jakarta agar bisa mewujudkan target poin absolut.

Dicky, lanjutnya, memang tidak bisa diturunkan, namun dirinya masih punya banyak pemain pilihan yang bisa menggantikan posisi Dicky, seperti Agung Suprayogi atau Firmansyah Aprilianto.

"Saya yakin mereka pasti mampu menggantikan peran Dicky dan saya tetap optimis anak-anak mampu mewujudkan target sempurna ini," tegas Joko Susilo yang akrab dipanggil Gethuk tersebut.

Saat ini Arema berada di posisi ke-17, sedangkan Persija berada diurutan ketujuh klasemen sementara LSI 2011-2012. 


Bola.net

Persiba Mengamuk Cukur Deltras 4-1

|0 komentar

Persiba Balikpapan sukses membungkam Deltras Sidoarjo dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) di stadion Persiba, Balikpapan, Sabtu 18 Februari 2012. Tim Beruang Madu mempecundangi Deltras lewat pertandingan panas yang diwarnai empat kartu kuning bagi skuad The Lobster.   

Empat gol kemenangan Persiba masing-masing dicetak oleh Kenji Adachihara di menit ke-25, Matsunaga Shoei di menit 41, Supriyadi di menit 57, dan Sultan Samma di menit 67. Sementara satu-satunya gol balasan Deltras dicetak Maulana di menit ke-29.

Sejak lima menit awal babak pertama, skuad Persiba yang turun dengan formasi terbaiknya langsung menggebrak Deltras. Perjalanan baru berjalan delapan menit, striker Kenji Adachihara langsung mendapat peluang emas di depan gawang Deltras. Sayangnya tandukan pemain asal Jepang itu masih belum menemui sasaran.

Kenji baru berhasil menjebol gawang Deltras pada menit ke-25 yang merupakan buntut dari buruknya komunikasi di lini belakang Deltras. Skor 1-0 untuk Persiba. Usai unggul sementara, skuad asuhan pelatih Haryadi itu justru malah ditekan Deltras. Berawal dari tendangan bebas Sean Daniel Rooney, Deltras akhirnya menyamakan kedudukan melalui gol Maulana di menit ke-29.

Pertandingan semakin berjalan keras setelah skor sama kuat 1-1. Kedua tim yang sama-sama berburu kemenangan terlihat saling serang. Bola banyak berkutat di tengah lapangan. Beberapa peluang yang tercipta bagi kedua belah tim gagal dimaksimalkan dengan baik.

Sebelum turun minum, Matsunaga Shoei berhasil membuat Persiba kembali mengungguli Deltras lewat gol yang dicetaknya di menit ke-41. Persiba unggul sementara dengan skor 2-1. Memasuki babak kedua, Persiba yang berada si atas angin makin membombardir Deltras.
Tendangan bebas terukur Supriyadi tepat beberapa jengkal dari garis kotak penalti sukses menjebol gawang Wahyudi di menit ke-57. Skor bertambah bagi Persiba menjadi 3-1.

Pesta kemenangan Persiba ditutup dengan gol Sultan Samma di menit 67 lewat tembakan kaki kirinya dari dalam kotak penalti lawan. Meski Deltras kemudian bangkit dan menyerang, namun hingga pertandingan bubar skor tetap bertahan 4-1 untuk kemenangan Persiba Balikpapan.
Susunan Pemain:
Persiba: Made Wirawan, Saiful, Tomislav Labudavic, Iqbal Samad, Hery Susilo, Supriyadi, Asri Akbar (Stevanus Bungaran, 85'), Sultan Samma (M. Bahtiar, 79'), Matsunaga Shoei (Eki Nurhakim, 87'), Kenji Adachihara, Aldo Baretto.
Deltras: Wahyudi, Supandi, Muhammadan, Dodok Anang, Maulana (Khoirul Mashuda, 56'), M. Yusuf, Juan Revi, Indra Setiawan, Walter Brizuela, M. Fakhrudin, Sean Daniel Rooney. (eh)
• VIVAbola

Gaston Hattrick, Persegres Libas Persidafon

|0 komentar


Persegres Gresik sukses menekuk tamunya Persidafon Dafonsoro dengan skor akhir 3-2 dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di stadion Tri Dharma Gresik, Sabtu, 18 Februari 2012. Striker Persegres, Gaston Castano menjadi pahlawan kemenangan tim setelah sukses mengukir hatrick di laga tersebut. Sementara dua gol balasan Persidafon diborong striker muda, Ferinando Pahabol.

Gaston sukses membukukan hatrick perdananya di ajang Indonesia Super League (ISL) musim 2011-12 lewat gol yang diukir masing-masing pada menit 2, 18, dan 72. Sementara dua gol Pahabol dicetak menit 76 dan 79. Dalam pertandingan tersebut, pemain bertahan Persegres, Lan Bastian harus diusir wasit lantaran menerima dua kartu kuning.

Bermain di kandang, Persegres langsung tampil menyerang sejak menit awal babak pertama. Bermain tenang dan disiplin, skuad Fredy Muli itu menguasai babak pertama. Serangan cepat yang digagas Persegres di menit-menit awal mampu mengejutkan Persidafon.

Gaston memulai mimpi buruk Persidafon dalam pertandingan tersebut setelah sukses menjebol gawang Selsius Gebze pada saat pertandingan baru berjalan dua menit. James Koko Lomell yang menjadi motor serangan mampu memberikan umpan matang bagi Gaston untuk  mencocor bola ke gawang Persidafon. Skor 1-0 untuk Persegres.

Gol cepat yang disarangkan Gaston tersebut langsung memicu semangat anak-anak Gresik untuk terus menekan Persidafon. Menit ke-18, Gaston kembali membuat gol lewat tandukannya menyambar umpan panjang dari luar kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Gresik, dan bertahan hingga turun minum.   

Memasuki babak kedua, Persidafon seperti terbangun dari tidur mereka. Serangan demi serangan dibangun untuk bisa mencongkel barisan belakang Persegres. Sayangnya, tiga peluang emas Persidafon harus digagalkan tiang, dan mistar gawang Ade Mochtar.

Terlalu asyik menyerang, Persidafon justru kembali kecolongan. Gaston sukses mencetak hatrick setelah untuk kedua kalinya tandukan kekasih Julia Perez itu mengoyak gawang Persidafon di menit ke-72. Leading tiga gol, serangan Persegres justru makin kendor. Kesempatan tersebut kemudian tidak disia-siakan Persidafon untuk bangkit.

Setelah lama mengurung Persegres, Persidafon akhirnya mampu memperkecil kedudukan lewat gol dada yang dicetak Ferinando Pahabol di menit ke-76. Pemain muda itu bahkan kembali mencetak gol di menit ke-79 lewat tendangan kerasnya dari luar kotak penalti. Usai memperkecil selisih gol, agresifitas para pemain Persidafon semakin tinggi. Sayangnya, hingga pertandingan usai tidak ada lagi gol tercipta untuk Persidafon. Skor 3-2 untuk kemenangan Persegres.

Dengan kemenangan tersebut, Persegres saat ini berada di urutan 8 klasemen sementara dengan poin 17 hasil 13 laga. Sementara bagi Persidafon, kekalahan tersebut membuat mereka harus puas berada di urutan 14 klasemen dengan poin 12 hasil 13 kali bertanding.
Susunan Pemain:
Persegres Gresik: Ade Mochtar (GK), Wismoyo Widhistio, Lan Bastian, Ade Suhendra, Anang Ma'ruf, Uston Nawawi (c), Agus Indra (Mulham Arufin'73), James Koko Lomell (Muhammad Kusen'80), Gustavo Chena, Marwan Sayeden, Gaston Castano

Persidafon Dafonsoro: Selsius Gebze (GK), Izaac Wanggai (c), Christian Warobai, Andri Ibo, Edison Ames, Fransisco Rumkabu, Rasmoyo, Izaac Oagai (Eduard Ivakdalam'56), Mitchael Nere (Yohanis Makanuai'66), Ferinando Pahabol, Lucas Rumkabo.
• VIVAbola

Jadi Penentu Kemenangan, Joice Tetap Merendah

|0 komentar

Kiper Mitra Kukar, Joice Sorongan menjadi pahlawan kemenangan timnya atas Persisam Samarinda, Jumat, 17 Februari 2012. Kiper kelahiran, 18 Oktober 1975 itu berhasil mematahkan kesempatan emas tuan rumah dalam menyamakan kedudukan.
Bertanding di Stadion Segiri, Samarinda, Mitra Kukar sukses mengalahkan tuan rumah Persisam 2-1. Dua gol Mitra dicetak oleh Jajang Mulyana (22') dan Ahmad Bustomi (61'). Sedangkan satu-satunya gol Persisam lahir dari aksi bunuh diri Hamka Hamzah. 
Persisam sebenarnya mendapat peluang emas saat wasit menunjuk titik putih pada menit ke-88. Hadiah penalti diberikan setelah bek Mitra Kukar, Pierre Njanka handsball di kotak terlarang. 
Srdjan Lopicic maju sebagai eksekutor. Namun dengan sigap, Joice menepis bola yang malaju kencang ke sisi kanan gawangnya. Skor 2-1 untuk keunggulan Mitra Kukar pun bertahan hingga laga usai. 
Meski jadi pahlawan kemenangan timnya, Joice mencoba merendah. Dia mengaku penyelamatan demi penyelamatan yang dilakukannya hanyalah sebuah kebetulan saja. "Biasa saja. Kebetulan saja arahnya pas," kata Joice, kepada VIVAbola usai pertandingan. 
Joice belakangan ini kerap menjadi pilihan utama pelatih Mitra Kukar, Simon McMenemy. Namun kesempatan ini tidak didapat dengan mudah mengingat Mitra masih punya kiper sekelas Hendro Kartiko.
Di awal musim, Joice bahkan harus rela menjadi kiper cadangan. Simon kala itu masih memberi kepercayaan kepada Hendro. Namun performa yang tidak konsisten membuat Simon melakukan pergantian di bawah mistar gawang Mitra Kukar. Joice yang ditunjuk menjadi pengganti tak membuang kesempatan. Dia membuat banyak penyelamatan dan menjadi salah satu aktor meroketnya peringkat Mitra Kukar di klasemen sementara Indonesia Super Liga (ISL). 

• VIVAbola

Persisam Kalah Beruntun, Daniel Mundur

|0 komentar
Dua kekalahan beruntun yang dialami Persisam Putra Samarinda berbuntut panjang. Pelatih Persisam Daniel Roekito mengirimkan surat pengunduran diri kepada manajemen klub. Surat diberikan langsung kepada Presiden Direktur Persisam Putra H. Harbiansyah.

VIVAbola mendapatkan bocoran perihal surat pengunduran diri Daniel Roekito itu dari General Manager (GM) Persisam, Tommy Ermanto Pasemah. Tommy sendiri ditelepon oleh Harbiansyah tentang surat dari pelatih yang menyatakan niatnya mengundurkan diri.

"Suratnya sudah sampai di tangan bapak Harbiansyah. Saya sendiri diberitahu langsung oleh beliau," tutur Tommy kepada VIVAbola, Sabtu, 18 Februari 2012.

Tentang pengunduran diri Daniel Roekito meskipun terkesan mendadak, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Sebab, saat sesi jumpa pers usai laga terakhir usai timnya kalah dari Mitra Kukar 2-3, Daniel melalui asistennya Hendry Susilo sudah menyatakan bahwa dirinya siap bertanggung jawab dengan resiko terburuk yang akan dia terima. 

Tommy menuturkan, selanjutnya mengenai keinginan mundur Daniel Roekito bergantung kepada keputusan manajemen Persisam. Semuanya nanti akan dibahas di rapat manajemen. Tetapi, yang memegang keputusan tetap H. Harbiansyah.

"Nanti menunggu bagaimana keputusan Pak Harbi dan rapat manajemen. Apa nanti jalan keluarnya. Soalnya kita mesti mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya, harus cepat menunjuk siapa penggantinya," tutur Tommy.

Sejauh ini, memang belum ada nama-nama pelatih yang dihubung-hubungkan ke Persisam Putra. Namun sebenarnya, Persisam tak perlu terlalu merepotkan mencari pelatih secepatnya. Di dalam jajaran pelatih ada nama Hendry Susilo, pria ini bisa menjadi opsi menggantikan peranan pelatih kepala untuk sementara jika Daniel benar-benar pergi.

• VIVAbola


Jumat, 17 Februari 2012

Aremania vs The Jackmania Siap Beradu Kreativitas

|0 komentar
Aremania vs The Jak, saling beradu kreativitas
Aremania vs The Jak, saling beradu kreativitas

Jelang laga big match pada akhir pekan ini yang mempertemukan tuan rumah Arema Indonesia dengan Persija Jakarta dalam lanjutan Indonesia Super League tidak hanya persiapan kedua tim yang terus digenjot. Suporter dari kedua tim pun sudah sejak jauh hari menyatakan akan "perang" kreativitas pada laga tersebut.
Mengingat hubungan kedua tim memang harmonis meskipun dipastikan tetap panas dilapangan. Tidak dapat dipungkiri bahwa kedua pendukung adalah saudara jauh dan suporter kedua tim juga saling berkunjung disetiap laga away entah ke Malang atau ke Jakarta. The Jak (julukan pendukung Persija-red) dalam laga ini juga telah memastikan akan memadati stadion Kanjuruhan dan siap beradu kreativitas dengan pendukung tuan rumah.
Kepastian akan datangnya pendukung Persija Jakarta ini juga disampaikan oleh Panpel Arema, Abdul Haris. "Konfirmasi kedatangan suporter Persija sudah kami terima. Jumlah mereka cukup banyak",ungkapnya kemarin.
Haris menegaskan, menyambut kedatangan The Jack yang sudah lama menjadi sahabat suporter tuan rumah Aremania, langkah panpel nantinya sudah menyiapkan beberapa tempat untuk dijadikan peristirahat bagi suporter tamu. "Kami akan menyiapkan sejumlah ruko di areal Stadion Kanjuruhan untuk dijadikan tempat istirahat teman-teman The Jack", paparnya.
Terkait jumlah penonton yang terus menyusut saat laga Arema berlaga home, Abdul Haris optimis itu tidak akan terjadi besok. "Lawan Persija saya optimis, teman-teman Aremania akan penuh mengisi stadion Kanjuruhan, karena dukungan penuh dari Aremania ini yang kita harapkan bisa membuat Arema terus menambah poin sempurna", yakin Abdul Haris.
Bagaimana nawak? siap membirukan kanjuruhan?
Wearemania.net

Kurnia Meiga Ke Arema Indonesia ISL?

|0 komentar
Kurnia Meiga usai menjabat tangan Rodrigo Santoni
Kurnia Meiga usai menjabat tangan Rodrigo Santoni

Kemenangan yang diraih oleh Singo Edan atas PSPS membuat Arema bisa melenggang melepaskan predikat juru kunci. Satu kejadian yang cukup unik adalah sosok Kurnia Meiga yang ikut merayakan kemenangan Arema. Tidak hanya bersukacita di tribun, Meiga juga turun ke lapangan memberikan ucapan selamat kepada para pemain.
Kedatangan Meiga pun disambut dengan antusias oleh suporter. Aremania menyanyikan lagu-lagu penyemangat kepada pemain yang sempat berkostum Arema untuk ISL itu. Inti dari lagu-lagu Aremania adalah menginginkan adik kandung dari Ahmad Kurniawan itu kembali mengenakan jersey Biru Arema untuk berkompetisi di Indonesia Super Liga.
Tahu dirinya disambut oleh Aremania, Meiga yang sudah turun di lapangan langsung menuju tribun untuk ikut memberikan salam kepada suporter. Apakah Meiga bakal memperkuat Arema ISL karena disaat yang sama sekarang ini statusnya sudah mengundurkan diri dari Arema IPL?
"Insya Allah" ujar dia singkat ketika ditanya wartawan. Bahkan pertanyaan apapun yang diajukan kepada pemain timnas ini selalu dijawab dengan jawaban yang sama.
Di tempat terpisah, manajemen Arema pun mengaku baru tahu jika Meiga ada di Kanjuruhan, manajemen ?yang diwakili oleh manajer Sunavip Ra Indrata menjawab diplomatis perihal kedatangan Meiga saat Arema bentrok dengan PSPS.
"Meiga mungkin rindu dengan suasana stadion, sehingga dia menyempatkan diri untuk menonton. Untuk bermain di tim saya sendiri masih belum tahu" Kata Sunavip. Sosok yang ramah ini juga menjelaskan hal itu tentu sudah biasa terjadi di stadion-stadion, apalagi Arema adalah klub besar yang tentu punya banyak mantan pemain yang hebat.
Sementara itu?Media Officer Arema ISL Sudarmaji mengatakan jika?kedatangan mantan pemain ke pertandingan Arema tak lantas bisa diartikan kalau sang pemain ingin kembali memperkuat Singo Edan. Soalnya beberapa mantan pemain Arema juga sempat menyaksikan laga di Kanjuruhan. "Bukan hanya Meiga, banyak mantan pemain kami datang menonton," tutur Sudarmaji, ?di lain kesempatan

Cerita Aremania Rusia

|0 komentar
Stadion Luzhniki
Stadion Luzhniki

Belajar jauh ke negeri orang bagi Aremania dan Aremanita bukan suatu masalah dan bukan suatu kendala untuk tetap bangga akan identitas sebagai pecinta Arema.
Dengan rentang jarak Jakarta menuju Moscow 9278.4 km dan di lintasi kurang lebih 12 jam perjalananan udara tentunya memerlukan penyesuaian suhu dan kondisi yang prima.
Bagi Yunita Umniyati aka Nyit Nyit yang kental dengan idiom "Arema tidak kemana mana tapi ada di mana mana" ,maka hidup di negeri beruang merah tetap cinta akan Arema dan sepakbola.
Kadang di waktu senggangnya Aremanita ini menyempatkan diri menonton pertandingan pertandingan tim Liga Primier Rusia yang sangat mendebarkan dan penuh Rivalitas tinggi seperti pertandingan yang mempertemukan Derby Moscow antara Spartak dan CSKA .
Seperti Yuanita sampaikan kepada kami "Bahwa aura rivalitas tinggi sudah hembuskan suporter kedua tim mulai keluar pintu rumah sampai stadion dan pulang kembali kerumah lagi,seperti terus bernyanyi dan meneriakkan yel yel untuk tim pujaan dan umpatan buat tim lawan baik di temui di Subway maupun di tempat tempat lain."
Berikut gambar gambar dari Moscow yang di unggah lewat kamera ponsel Aremanita yang gemar ber olah raga menembak beberapa bulan lalu seperti yang dilansir dari Arema Senayan
Aremania di depan Stadion Luzhniki
Sang Aremanita dan Atributnya
Red Square Moscow
Pengamanan ke4 ketat sebelum masuk stadion
Pengamanan san sweeping yang ketat di seluruh bangku penonton
Papan Elektronik lebar dan himbuan tentang Persatuan dan Anti Rasis yang terus di galakkan
sumber : Wearemani.net

Dicky Firasat Patah Tulang Pipi

|0 komentar
Dicky Langsung Terkapar Dan Berdarah
Dicky Langsung Terkapar Dan Berdarah

Sebuah umpan manis dari Ferry Aman Saragih lewat tendangan pojok dari sisi kiri pertahanan PSPS Pekanbaru pada menit 21 mampu ia sambut dengan sundulan akurat menembus gawang PSPS. Ya, Dicky Firasat yang mampu mencetak gol tersebut dan membuat mental lawan langsung down.
Tak ada luapan kegembiraan dari Dicky seusai mencetak gol tersebut. Karena seusai sundulannya tersebut, dirinya harus ditarik keluar dan digantikan Agung Suprayogi akibat cedera pada kepala setelah berduel kepala dengan bek lawan.
Dicky langsung ditandu keluar dan ditangani tim medis tim. Lalu tim medis mengevakuasi ke RSUD Kepanjen. Namun, setelah mendapat perawatan pertolongan pertama, striker Arema ini justru harus dirujuk ke RS Lavalette Malang. "Hasil diagnosa tim dokter, Dicky mengalami patah tulang di pipi kirinya", kata media officer Arema Indonesia, Sudarmaji.
Menurut Sudarmaji, penanganan lebih lanjut pada Dicky itu dijadwalkan lima hari lagi sesuai dengan rencana tim dokter. "Sebab, tim medis ahli bedah plastik baru bisa menangani setelah lima hari nanti untuk melakukan operasi", papar pria asal Banyuwangi tersebut.
Sudarmaji juga masih belum bisa memastikan sampai kapan Dicky Firasat ini harus istirahat karena tulang pipinya patah. "Kami belum tahu, Dicky harus istirahat sampai kapan. Doakan saja semoga cepat sembuh", tambahnya.
Cedera parah yang dialami oleh Dicky Firasat ini membuat Arema hingga kini telah kehilangan dua pemain. Ini setelah sebelumnya, kiper Arema Dian Agus Prasetyo juga mengalami patah tulang kaki saat laga pertama Indonesia Super League.

Wearemania.net

Menangi Derby Kaltim, Mitra Tembus 3 Besar

|0 komentar

Mitra Kukar sukses memetik poin penuh dengan mengalahkan Persisam dengan skor 2-1 dalam lanjutan Indonesian Super League (ISL) di stadion Segiri, Samarinda, Jumat, 17 Februari 2012. Sempat tertinggal di menit 3, Mitra Kukar mampu membalikkan situasi dengan mencetak dua gol balasan.

Memulai babak pertama, kedua tim langsung memperagakan permainan cepat. Tuan rumah mampu membuka keunggulan saat laga baru memasuki menit 3. Namun Mitra Kukar mampu membalas di pertengahan babak pertama.

Memasuki babak kedua, Persisam mengambil inisiatif menyerang. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan skuad Pesut Mahakam - julukan Persisam. Menit 53, striker Persisam, Cristian Gonzalez nyaris membawa timnya unggul. Sayang sepakannya di kotak penalti masih bisa dihalau kiper tamu, Joice Sorongan.

Secara mengejutkan, Mitra Kukar mampu keluar dari tekanan dan justru berhasil mencetak gol kedua. Kapten Mitra Kukar, Bustomi berhasil memaksimalkan umpan matang Zulham Zamrun. 2-1 untuk keunggulan tamu.

Di akhir laga, Persisam berpeluang menyamakan kedudukan setelah mendapat hadiah penalti. Eka Ramdani Cs mendapat hadiah penalti setelah bek Mitra Kukar, Njanka dianggap melakukan handsball di area terlarang.

Sayang, Lopicic yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Sepakannya yang mengarah ke sisi kanan gawang mampu diantisipasi dengan baik oleh Joice Sorongan.

Hingga laga berakhir, kedudukan tidak berubah 2-1 untuk keunggulan Mitra Kukar. Dengan hasil ini, skuad besutan Simon McMenemy merangkak ke posisi 3 ISL menggeser Persiwa. Sedangkan Persisam harus tertahan di posisi delapan. (irb)

Susunan Pemain 

Persisam Samarinda: Agung, Isdiantono, Robi, Luc Owona, Supriyono, Fagundez, Abdul Rasyid, Eka Ramdani, Fandi Muchtar, Yongki Aribowo, Gonzalez,

Mitra Kukar Kutai Kartanegara: Joice Sorongan, Hamka Hamzah, Pierre Njanka, Seiji, Isnan Ali, Dirga Lasut, Zulham Zamrun, Bustomi, Obric, Fadhil, Jajang Mulyana
• VIVAbola

Tiba di Medan, Sriwijaya Pulihkan Kondisi

|0 komentar
Setelah ditahan imbang tuan rumah PSAP Sigli 1-1, Sriwijaya FC akan menantang tuan rumah PSMS Medan, Senin 20 Februari 2012. Saat ini, Laskar Wong Kito sudah berada di Medan dan memilih untuk beristirahat di Hotel Grand Santika. 
 


Rombongan SFC tiba di Medan, siang tadi, Jumat 17 Februari 2012. Setibanya di hotel, para pemain memilih untuk beristirahat demi memulihkan tenaganya sebelum kembali menjalani latihan, besok. 
"Kami baru kembali latihan besok pagi sekaligus uji coba lapangan," ujar pelatih SFC, Kashartadi, siang tadi. 
Lebih lanjut, Kashartadi mengatakan telah meminta para pemainnya untuk tidak gentar dengan permainan keras PSMS. Sebaliknya, Kas berharap Firman Utina dan kawan-kawan bisa tampil lebih tenang meski harus bertarung di markas Ayam Kinantan. 
"Saya sudah intruksikan kepada para pemain untuk tidak gentar. Juga tidak terpancing menghadapi permainan keras yang mungkin akan diperagakan para pemain PSMS, itu saja," kata Kashartadi. 
Saat bertemu PSMS, Kashartadi boleh bernafas lega. Pasalnya, seluruh pemainnya bisa tampil dalam laga ini. Nama-nama seperti Thierry Gathuesi, Keith Kayamba Gumbs dan Hilton Moreira akan menjadi senjata Laskar Wong Kito menghadapi Ayam Kinantan. 
"Kami akan bermain terbuka meladeni PSMS Medan. Apalagi, tidak ada pemain yang cedera maupun akumulasi kartu. Semua bisa main."
Di mata Kashartadi, PSMS bukanlah tim lemah. Sebaliknya, Ayam Kinantan sedang dalam grafik meningkat. Apalagi, mereka akan bermain di hadapan publiknya sendiri. 
"Permainan PSMS meningkat di beberapa pertandingan belakangan ini. Ditambah lagi mereka bermain di kandangnya, pasti tak ingin kalah," tutur Kashartadi.  (one)

• VIVAbola