Tampilkan postingan dengan label Liga Italia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Italia. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Februari 2012

Sneijder Tolak Tawaran Zenit

|0 komentar
Komitmen Wesley Sneijder bersamaInter Milan pantas diacungi jempol. Ia sempat menolak tawaran dari sebuah klub besar di Rusia.

Pelatih Zenit St PetersburgLuciano Spallettisebelumnya sempat menyatakan ketertarikannya terhadap gelandang asal Belanda tersebut. Sneijder juga telah mengonfirmasi bahwa Zenit telah memberikan tawaran resmi namun mereka harus melupakan harapan mereka pada akhirnya. Sneijder masih ingin tetap membela Inter.

"Mereka sungguh melakukan persiapan jangka panjang untuk mendapatkan saya," ujar gelandang Nerazzurri tersebut.

"Tak ada yang salah dengan tawaran mereka."

"Meski begitu, saya rasa ini bukan saat yang tepat bagi saya untuk meninggalkan Inter."

Penampilan Sneijder yang menawan sering kali membuatnya menjadi incaran tim-tim besar. Zenit bukan hanya satu-satunya tim besar yang tertarik kepadanya. Manchester United dan Anzhi Makhachkala dikabarkan ingin mendapatkannya.

Bola.net

Giovinco Mau Kembali ke Juve Dengan Satu Syarat

|0 komentar
 Sebastian Giovinco akan mempertimbangkan kembali ke Juventus, tapi ada syaratnya, yaitu hanya jika La Vecchia Signoraberjanji memberinya posisi reguler di tim utama.

Hal ini disampaikan oleh agen Giovinco, Andrea D’Amico, ketika ditanya oleh Tuttosport tentang masa depannya di Parma F.C.

Saat ini, Giovinco dimiliki bersama oleh Juventus dan Parma. Santer diberitakan bahwa forward berjuluk Formica Atomica itu akan kembali ke Turin musim depan.

"Pembicaraan menjadi rumit jika menyangkut masa depannya," tutur D'Amico. "Sebastian membutuhkan jaminan yang pasti, baik dari pelatih maupun klub."

"Kuncinya, pelatih mana yang paling membutuhkannya."

Jika seandainya Juventus tak bisa memenuhi permintaan Giovinco, sang agen mengakui bahwa takkan sulit menemukan solusi lain untuknya.

"Jika saya Roman Abramovich, saya akan membawanya ke Chelsea. Dia bisa menjadi penerus Gianfranco Zola di sana." 


Bola.net

Totti dan 12 Pemain Lain Diskors Satu Laga

|0 komentar
Sebanyak 13 pemain harus absen digiornata Serie A yang akan datang akibat akumulasi kartu. Dari 13 nama itu, salah satunya adalah Il Capitano AS RomaFrancesco Totti.

Totti diganjar kartu kuning saat Roma menang 1-0 atas Parma di akhir pekan dan itu membuatnya absen saat Giallorossi bertandang ke markasAtalanta (26/2).

Selain Totti, ada 12 pemain lain yang harus menjalani larangan bertanding sebanyak satu kali. Mereka adalah Manuele Blasi dan Christian Obodo (Lecce), Andre Dias dan Francelino Matuzalem (Lazio), Marco Motta (Catania), Simone Pesce (Novara), Davide Biondini dan Giuseppe Sculli (Genoa), Michael Bradley, Boukary Drame dan Cyril Thereau (Chievo), serta Cristiano Del Grosso (Siena).

Pekan ini, Serie A akan dipanaskan dua buah grande partita, yaitu AC Milan vsJuventus (25/2) dan Napoli vs Inter Milan (26/2).


Bola.net

Roma Perpanjang Kontrak Simone Perrotta

|0 komentar

AS Roma merilis pernyataan bahwa mereka telah memperpanjang kontrak gelandang Simone Perrotta sampai akhir musim 2012/13.

Kontrak Perrotta sejatinya habis akhir musim nanti, tapi kubu Giallorossi memberinya kontrak baru dengan durasi satu tahun.

Gelandang 34 tahun itu juga mendapatkan penyesuaian gaji, sesuai yang tertuang di kontrak barunya, menjadi sekitar 2,6 juta Euro per tahun plus sejumlah bonus.

Perrotta pertama kali bergabung dengan Roma pada tahun 2004 silam dariChievo dan kini jumlah penampilannya bersama Roma di seluruh kompetisi sudah mendekati angka 300.

Bola.net

Guidolin Bantah Timnya Tumpul Tanpa Di Natale

|0 komentar

Pelatih Udinese, Francesco Guidolin tak ingin menjadikan absennya Antonio Di Natale sebagai kambing hitam dari hasil imbang timnya, Minggu, 20 Februari 2012. Baginya, hasil ini murni karena pasukannya gagal mengoptimalkan peluang yang ada. 

Sejak ditinggal cedera Di Natale, Udinese memang kerap kesulitan mencetak gol. Di laga sebelumnya, Zebrette--julukan Udinese--juga hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat bertemu PAOK pada babak 32 besar Europa League, Jumat, 17 Februari 2012.

Mandulnya lini depan Udinese kembali berlanjut saat mereka brtemu Cagliari, Minggu malam. Duel ini juga berakhir dengan skor kaca mata. Meski demikian, Guidolin tidak ingin mengaitkan hasil ini dengan absennya Di Natale. Sebaliknya Guidolin menilai kalau pasukannya memang sedang tidak beruntung mengingat banyaknya peluang yang tercipta sepanjang pertandingan lawan Cagliari.

"Mereka coba membuang waktu dan mereka bermain keluar untuk memecah kebuntuan," kata mantan pelatih AC Parma dan Palermo tersebut dikutip Football Italia, Senin, 20 Februari 2012.

"Saya tidak dapat meminta lebih kepada para pemain saya. Mereka telah menekan di setiap kesulitan. Kami menciptakan banyak peluang dan memaksa Cagliari bermain sangat defensif," lanjutnya.

"Kami tidak sanggup mencetak gol karena minimnya akurasi. Tetapi saya tidak berpikir, ini ada hubungannya dengan absennya Di Natale. Hari ini, kami memiliki beberapa peluang yang mengejutkan di sekitar gawang. Namun, tidak ada yang berbuah menjadi gol."

Atas hasil imbang yang didapat, Udinese kini terpaku di peringkat tiga klasemen Serie A. Tim yang bermarkas di Friulli itu kini mengantongi 42 poin, tertinggal tujuh angka dari Juventus yang duduk di peringkat dua. 

• VIVAbola

Baresi Disiapkan untuk Gantikan Ranieri

|0 komentar

Nasib pelatih Inter Milan, Claudio Ranieri semakin di ujung tanduk. Kubu Inter mengisyaratkan laga Liga Champions melawan Olympique Marseille sebagai pertaruhan nasibnya.

Menurut Mediaset, Presiden Inter, Massimo Moratti menolak bicara dengan Ranieri setelah Nerazzurri dipermalukan Bologna 0-3 di kandang, Giuseppe Meazza, Jumat 17 Februari 2012. Moratti mengekspresikan kemarahan dengan meninggalkan laga pada jeda babak I dimana saat itu Inter sudah tertinggal 0-2.

Moratti ternyata mencurahkan kekecewaannya kepada Direktur Olahraga Inter, Marco Branca. Sang Supremo pun menyuruh Branca untuk bicara kepada Ranieri seusai laga.

"Branca juga menghubungi agen Ranieri, Beppe Bozzo. Moratti mengancam jika Inter kembali kalah telak di Liga Champions dari Olympique Marseille, pekan ini, maka karir Ranieri akan berakhir," bunyi tulisan di Mediaset.
Laga leg 1 babak 16 besar Liga Champions ini memang layak dijadikan sebagai tes kapasitas Ranieri. Karena laga ini dipentaskan di kandang Marseille, Stade Velodrome. 
Jika gagal, kubu Inter telah menyiapkan pelatih sementara (caretaker). Beppe Baresi akan mengambilalih posisi Ranieri dan sebagai asistennya ditunjuk Luis Figo. Rencana kembalinya Marco Materazzi di tim kepelatihan Inter juga sedang dalam pertimbangan.

Ranieri sempat membawa harapan di awal menangani Inter. Sayangnya, sindrom penurunan prestasi kembali diidap tim-tim yang ditukangi Tinkerman seperti saat dipecat di beberapa tim sebelumnya.

Kekalahan 0-3 dari Bologna jadi yang kelima dalam enam laga terakhir Inter. Nerazzurri kini harus turun ke posisi 7 dengan 36 poin dari 24 laga. (irb)
• VIVAbola

Minggu, 19 Februari 2012

Chiellini: Pertandingan Juve-Milan Akan Spektakuler

|0 komentar
 Juventus akan segera menghadapi partai big match dalam lanjutan Serie AGiorgio Chiellini mengaku sudah tak sabar untuk menjalaninya.

The Old Lady sebelumnya telah berhasil meraih kemenangan penting atas Catania namun mereka kini harus bersiap untuk pertandingan berikutnya. Mereka akan menghadapi AC Milan yang merupakan pesaing utama mereka dalam perebutan scudetto. Chiellini mengungkapkan pentingnya pertandingan itu.

"Pertandingan tersebut akan terasa spektakuler," ujar Chiellini.

"Penting untuk menghadapi pertandingan tersebut setelah sebelumnya kami berhasil meraih kemenangan."

"Perbedaan antara kedua tim ini adalah kami berhasil mengambil poin lebih banyak saat harus melawan tim-tim kecil sementara mereka dapat mengandalkan Ibrahimovic yang mampu membuat perbedaan dalam pertandingan tersebut."

Pemain Juventus itu juga mengerti pentingnya seorang Zlatan Ibrahimovic bagiRossonerri namun sayangnya penyerang Milan tersebut takkan bermain dalam big match tersebut. Penyerang asal Swedia tersebut tengah terkena sanksi larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan.

Pelanggaran keras yang dilakukannya saat timnya melawan Napoli membuatnya mendapatkan sanksi tersebut. Hasil dari banding yang diajukan oleh Milan terhadap larangan bertanding tersebut akan diumumkan pada tanggal 23 Februari nanti. 

Palermo Mengamuk di Renzo Barbera

|0 komentar

Palermo mengamuk di Renzo Barbera. Yang menjadi korban mereka adalah Lazio. Rosanero mencukur tamunya itu dengan skor 5-1, Senin dini hari WIB, 20 Februari 2012.

Pada babak pertama Palermo yang bermain sangat agresif sudah berhasil unggul 3-0 dariBiancoceleste. Edgar Baretto membuka keran gol saat pertandingan baru berjalan sepuluh menit lewat sebuah tendangan melengkung dari luar kotak penalti.

Sepuluh menit berselang, giliran Massimo Donati yang menceploskan bola ke gawang Federico Marchetti. Gelandang bernomor punggung 23 itu meneruskan umpan Federico Balzaretti.

Mattias Silvestre menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0. Dia mencetak gol di menit 42 setelah memanfaatkan assist Fabrizio Micolli.

Di paruh waktu kedua, Palermo kembali tampil ganas. Pada menit 47 mereka mampu mencetak gol keempat melalui Igor Budan. Dan hanya empat menit berselang Micolli ikut mencatatkan namanya di papan skor dan menjadikan skor 5-0.

Berusaha mengejar ketertinggalan, Lazio malah menerima nasib sial pada menit 75. Mereka harus bermain dengan sepuluh orang setelah Andre Dias mendapat kartu kuning kedua.

Lima menit jelang waktu normal selesai, Lazio mencetak gol hiburan lewat Libor Kozak yang masuk menggantikan Miroslav Klose di babak kedua. Pertandingan ditutup dengan kemenangan 5-1 bagi Palermo.

Tambahan tiga poin, membuat Palermo beranjak ke posisi delapan klasemen sementara Serie A, dari sebelumnya posisi sepuluh. Sedangkan Lazio, hasil buruk itu membuat mereka turun satu tingkat ke posisi empat.

Udinese Hanya Imbang
Udinese gagal memetik kemenangan saat menjamu Cagliari di Friulli. El Zebrette bahkan tidak bisa mencetak gol pada pertandingan yang berkesudahan dengan hasil imbang itu.

Meskipun hanya meraih satu poin, tapi setidaknya itu sudah cukup bagi Udinese untuk merebut kembali posisi ketiga klasemen yang sebelumnya ditempati Lazio. Mereka kini memiliki poin sama dengan tim Ibukota itu, namun unggul selisih gol.

Susunan Pemain
Palermo: Viviano, Pisano, Silvestre, Mantovani, Balzaretti;  Migliaccio, Donati,  Barreto (Bertolo 72'); Ilicic; Budan (Vazquez 63'), Miccoli (Della Rocca 78').

Lazio: Marchetti, Zauri, Ledesma, Dias; Gonzalez, Hernanes (Scaloni 77'), Matuzalem, Candreva, Lulic; Klose (Kozak 46'), Alfaro (Mauri 66').
• VIVAbola

Allegri Puji Permainan Muntari

|0 komentar

Permainan Sulley Muntari saat AC Milan menumbangkan Cesena 3-1, Minggu 19 Februari 2012, menuai pujian dari pelatih Massimiliano Allegri. Muntari mencetak gol di debutnya bersama I Rossoneri saat melawan Cesena.

Didatangkan dari Inter Milan pada bursa transfer Januari, Muntari langsung menjadi bintang di pertandingan pertamanya bersama Milan. Gelandang internasional Ghana tersebut mencetak gol pembuka Milan saat melawan Cesena.

Usai pertandingan, Allegri tidak lupa memuji penampilan Muntari. Allegri yakin mantan pemain Portsmouth dan Udinese tersebut akan memberi kontribusi signifikan bagi Milan musim ini.

"Klub melakukan tugas yang bagus dengan mendapatkan Muntari untuk saya. Adriano Galliani melakukan tugas yang hebat untuk tidak melepas kesempatan. Saya pikir, dia bisa bermain sebagai playmaker dan di sayap," papar Allegri seperti dilansir situs resmi Milan, Senin, 20 Februari 2012.

Muntari sendiri mempersembahkan gol yang dicetaknya untuk rekan setimnya. "Saya berlatih dengan baik. Tim membuat saya beradaptasi dengan baik karena saya punya rekan setim yang memberi segalanya," papar Muntari.

Pemain lain yang tampil apik saat Milan mengalahkan Cesena adalah Urby Emanuelson. Gelandang internasional Belanda itu mencetak gol pertamanya untuk Milan sejak dibeli dari Ajax Amsterdam musim lalu.

"Akhirnya saya bisa mencetak gol. Ini berkat rekan setim saya yang tampil bagus. Selanjutnya kami harus segera fokus untuk menghadapi Juventus. Pertandingan itu sangat penting buat kami," cetus Emanuelson.
• VIVAbola

Milan Siap Hadapi Juve Tanpa Ibra

|0 komentar

AC Milan masih menunggu tanggapan dari komisi disiplin FIGC terkait permohonan banding mereka terhadap hukuman tiga pertandingan yang dijatuhkan kepada Zlatan Ibrahimovic.
Ibrahimovic masih harus menjalani satu larangan bermain saat Milan melawan Juventus, akhir pekan ini, setelah menampar pemain Napoli Salvatore Aronica. Sebelumnya Ibrahimovic absen saat melawan Udinese dan Cesena.
Milan berharap sanksi Ibrahimovic dipangkas satu pertandingan, dan telah mengajukan banding kepada Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Namun, pelatih I Rossoneri, Massimiliano Allegri, menegaskan timnya siap menghadapi Juventus tanpa Ibrahimovic.

"Jika diperbolehkan, maka Ibra akan bermain melawan Juventus. Tapi seandainya tidak, maka ada pemain bagus lainnya. Yang bisa kami lakukan sekarang hanyalah menunggu hasil proses banding," kata Allegri.
Allegri menilai pertandingan kontra Juventus, Sabtu 26 Februari 2012 mendatang, sebagai duel yang menentukan perebutan Scudetto. "Pertandingan Sabtu nanti akan sangat menarik, mungkin itu akan menentukan gelar nantinya," ungkap Allegri dikutip Football Italia.
Kemenangan 3-1 Milan atas Cesena, Minggu 19 Februari 2012, membuat Robinho dan kawan-kawan kembali memuncaki klasemen Serie A dengan menggeser Juventus. Dengan torehan 50 poin, Milan hanya unggul satu poin dari I Bianconeri.
"Saya pikir kami beresiko membuat kedudukan menjadi 3-2 di setengah jam terakhir pertandingan. Pertandingan tadi tidak benar-benar berakhir hingga peluit terakhir. Ini adalah pelajaran buat kami agar tampil lebih baik lagi," papar Allegri mengomentari pertandingan melawan Cesena.
• VIVAbola

Sabtu, 18 Februari 2012

Inter Siapkan Nama Capello Atau Luis Figo Inter Siapkan Nama Capello Atau Luis Figo Inter Siapkan Nama Capello Atau Luis Figo

|0 komentar
Media Italia mengabarkan Inter Milansedang menyiapkan dua nama untuk segera menggantikan Claudio Ranieri. Jika bukan Fabio Capello ya Luis Figo.

Hal itu jelas disebabkan kekalahan memalukan 0-3 Inter dari Bologna di rumah mereka sendiri hari kemarin Sabtu (18/02). Itulah kekalahan ke-5 dari 6 laga resmi Nerazzurri di Giuseppe Meazza, kandang mereka sendiri.

Ranieri sebelumnya sudah menyatakan 'tidak akan mau mundur' meski anak asuhnya terus menukik grafiknya. Namun hal itu bisa jadi bakal berbeda dengan pemikiran Massimo Moratti.

La Gazetta dello Sport menyebut Luis Figo akan didampingi Beppe Baresi sebagai caretaker hingga akhir musim. Figo sendiri pada September silam menyatakan siap menggantikan Gasperini yang terpecat, kendati akhirnya tongkat estafet jatuh ke tangan Ranieri.

Sementara opsi kedua adalah Fabio Capello yang baru saja mundur dari timnas Inggris. Namun Sepertinya mantan pelatih Juventus itu masih enggan jika harus kerja di tengah jalan, peluangnya akan lebih besar di musim panas nanti.

Sementara Corriere dello Sport memberikan masukan Roberto Baggio sebagai pengganti paling pas Ranieri. Apalagi pria yang dijuluki The Little Buddhatersebut juga sudah punya lisensi kepelatihan.


Bola.net

Review: Gebuk Catania, Juve Kembali Capolista

|0 komentar
Juventus kembali menguasai puncak klasemen Serie A setelah bangkit dari ketinggalan dan menggebuk 10 pemain Catania dengan skor 3-1 di Juventus Arena, Minggu (19/2) dini hari.

Tampil di depan publik sendiri, Juve justru dikejutkan dengan permainan berani Gli Elefanti, dan tim tamu pun unggul cepat saat laga baru berjalan empat menit.

Gianluigi Buffon dipaksa menepis tembakanSergio Almiron, dan bola yang jatuh di kakiPablo Barrientos di tepi kotak penalti langsung diteruskan dengan tembakan yang mengoyak gawang tuan rumah.

Tersentak oleh gol tersebut, Juve segera merespon dengan upaya Marco Borriello namun gagal menemui sasaran, sebelum akhirnya Andrea Pirlomencetak gol pertamanya untuk Juve dan membawa tuan rumah kembali ke dalam permainan lewat tendangan bebas ciri khasnya dari depan kotak penalti di menit 22 gagal dibendung kiper Catania, Tomas Kosicky.

Juve kian bersemangat setelah gol tersebut dan Fabio Quagliarella mendapat peluang berikutnya ketika tembakannya sudah tak bisa dijangkau Kosicky namun bola hanya menerpa mistar gawang. Beberapa menit berikutnya giliran peluang Catania lewat Gonzalo Bergessio yang membentur mistar gawang dan memantul keluar.

Pirlo kembali menjadi inspirator permainan Juve lewat tembakan-tembakan jarak jauh dan assist-nya yang merepotkan pertahanan Catania, sementara Buffon pun harus bekerja keras menghalau tendangan Mariano Izco sebelum laga pertama ditutup dengan skor sama kuat 1-1.

Bianconeri kembali meneruskan upaya mereka di babak kedua dan lagi-lagi tembakan Pirlo masih membentur mistar gawang dan melayang keluar sebelum peluang Quagliarella dan Borriello sama-sama diblok lini belakang Catania.

Juve 'dibantu' dengan kartu merah yang diterima mantan pemain mereka, Marco Motta setelah ia menerima kartu kuning kedua akibat melanggar keras Paolo De Ceglie, namun beberapa saat kemudian justru Catania yang berpeluang unggul andai tendangan Almiron tak digagalkan Buffon.

Umpan Pirlo kembali menjadi ancaman, namun baik Mirko Vucinic maupunClaudio Marchisio tak bisa memanfaatkannya sebaik Giorgio Chiellini yang membawa Juve berbalik unggul di menit 74 saat ia lolos dari kemelut di kotak penalti Catania dan menyambut umpan tendangan bebas Pirlo dengan sundulan yang tak bisa dihalau Kosicky.

Juve unggul dengan kian nyaman di menit akhir setelah bola yang dihalau Kosicky jatuh di kaki Pirlo yang segera meneruskannya dengan umpan terobosan kepada Fabio Quagliarella, dan tembakannya berhasil melewati Kosicky dan bersarang di gawang yang sudah terbuka.

Keunggulan 3-1 Juventus bertahan hingga laga usai dan dengan tambahan tiga poin untuk sementara membawa mereka ke puncak klasemen melompati Milan yang baru akan bermain besok.

Skuad Juventus:
Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Giaccherini, Marchisio, Pirlo, Padoin (Pepe 60), De Ceglie (Vucinic 68); Borriello (Lichtsteiner 76), Quagliarella

Skuad Catania:
Kosicky; Motta, Bellusci, Legrottaglie, Marchese; Izco, Lodi (Spolli 60), Almiron; Gomez (Seymour 70), Bergessio, Barrientos (Biagianti 50)


Bola.net

Jumat, 17 Februari 2012

Inter: Milito dan Stankovic Bisa Turun Lawan Marseille

|0 komentar

Internazionale bisa menurunkanDiego Milito dan Dejan Stankovic dalam laga melawan tuan rumah Marseille di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada 23 Februari mendatang.

Striker dan gelandang kaya pengalaman itu absen saat Inter menjamu Bologna di pentas Serie A (18/2) akibat demam. Akan tetapi, jika semua lancar, keduanya bisa bermain di markas Marseille.

Pelatih Claudio Ranieri menatap laga kontra Marseille ini dengan target membawa Inter ke perempat final ketiganya dalam tiga tahun terakhir.

Selain itu, Ranieri juga punya sedikit misi balas dendam yang harus dituntaskan terhadap Didier Deschamps, sang pelatih Marseille. Kilas balik ke Liga Champions edisi 2003/04, Ranieri yang kala itu melatih Chelsea gagal membawa timnya ke final setelah dijegal AS Monacoasuhan Deschamps di semifinal dengan total agregat 3-5.


Bola.net

Review: Trigol Bologna Runtuhkan Giuseppe Meazza

|0 komentar

 Internazionale menjamu Bologna FCdalam lanjutan kompetisi Serie A dengan mematok target menang setelah hanya sanggup meraup satu poin dalam lima pertandingan terakhir, termasuk ditekuk juru kunci Novara 0-1 di kandang sendiri pada pertandingan sebelumnya. Episode buruk Inter menjadi semakin buruk, karena mereka digulung Bologna dengan tiga gol tanpa balas!

Inter menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan Julio Cesar, Maicon, Lucio, Ranocchia, Nagatomo, Zanetti, Cambiasso, Faraoni, Sneijder, Forlan dan Pazzini sebagai starter, sedangkan Castellazzi, Chivu, Poli, Palombo, Obi, Zarate serta Castaignos berderet di bangku cadangan.

Bologna memakai pola 3-4-2-1 dengan Gillet, Raggi, Portanova, Antonsson, Garics, Perez, Mudingayi, Morleo, Ramirez, Diamanti serta Di Vaio sebagai starter, sedangkan Agliardi, Taider, Pulzetti, Cherubin, Kone, Rubin dan Acquafresca duduk di bangku cadangan.

Inter mendominasi babak pertama, tapi Bologna sukses memimpin dua gol lewat dua serangan balik sebelum jeda.

Di 30 menit pertama, Inter menciptakan sejumlah peluang lewat tendangan-tendangan jarak jauh Wesley Sneijder, sejumlah tusukan Forlan dan Pazzini dari dalam kotak penalti serta dua sundulan jarak dekat Maicon, tapi tidak ada yang menghasilkan gol.

Pada menit ke-37, Lucio melakukan kesalahan fatal yang membuat Ramirez bisa bebas masuk dari sisi kiri. Dia lalu mengoper pada Marco Di Vaio yang mempunyai cukup ruang di dalam kotak penalti Inter untuk mengontrol bola dan menaklukkan Julio Cesar dengan tenang. 1-0 untuk Bologna dan bayang-bayang kekalahan dari Novara pun mulai menghinggapi publik Giuseppe Meazza.

Hanya semenit berselang, Bologna mengirim umpan panjang ke daerah pertahanan Inter yang berhasil dibaca oleh Andrea Ranocchia, yang lalu mengontrol bola dengan dada. Sayangnya, dia tak menyadari keberadaan Marco Di Vaio yang berlari di belakangnya. Striker veteran itu berhasil mencuri bola dan melesakkannya ke dalam gawang. 2-0 untuk Bologna dan Inter pun semakin tenggelam dalam keputusasaan.

Babak pertama berakhir dan para pemain Inter memasuki ruang ganti dengan  diiringi siulan dan ejekan para suporternya sendiri.

Di babak kedua, tidak ada perubahan berarti pada Inter dari segi permainan. Masuknya Poli menggantikan Forlan dan Castaignos menggantikan Faraoni pun tidak bisa membantu Inter membongkar tembok pertahanan Bologna.

Pada menit ke-67, Sneijder melakukan tendangan bebas di ujung kotak penalti Bologna. Bola melengkung ke jantung pertahanan Bologna dan menemui kepala Ranocchia, tapi sundulannya dari jarak dekat berhasil ditepis Gillet dengan refleks yang luar biasa.

Inter mendominasi penuh pertandingan sampai-sampai Julio Cesar yang berdiri di bawah mistar pun nyaris tak kelihatan di layar televisi. Tekanan terus dilancarkan, tapi tak ada gol yang tercipta. Itu sungguh membuat para pemain Inter frustasi!

Memasuki menit ke-86, kurangnya konsentrasi barisan pertahanan Inter membuat Robert Acquafresca bebas masuk ke kotak penalti dan menendang keras melewati hadangan Julio Cesar. 3-0 untuk Bologna dan game over untuk Inter.

Skor 3-0 bertahan hingga akhir pertandingan dan Bologna pun pulang dariGiuseppe Meazza dengan tiga angka.

Selanjutnya, Inter akan melawat ke Stade Velodrome (23/2) untuk menantang tuan rumah Marseille di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Tapi, sebelum itu, pelatih Claudio Ranieri harus membenahi mental para pasukannya terlebih dahulu.

Review: Gilas Fiorentina, Napoli Siap Jajal Chelsea

|0 komentar

 Napoli bertandang ke markasFiorentina dalam lanjutan kompetisi Serie A sebelum berlaga di arena Liga Champions. Berkat penampilan impresifnya, Partenopei sukses memukul tuan rumah 3-0 lewat sepasang gol Edinson Cavani dan satu gol Ezequiel Lavezzi.

Fiorentina menggunakan formasi 3-5-2 dengan Boruc, Gamberini, Natali, Nastasic, Cassani, Behrami, Montolivo, Olivera, Vargas, Amauri dan Jovetic sebagai starter.

Napoli memakai formasi 3-4-3 dengan menurunkan Rosati, Campagnaro, Cannavaro, Britos, Maggio, Dzemaili, Inler, Dossena, Hamsik, Lavezzi dan Cavani dari menit awal.

Pertandingan baru berjalan 3 menit, Napoli membuka keunggulan lewat tendangan kaki kanan Edinson Cavani dari pusat kotak penalti setelah menerima operan terobosan Marek Hamsik.

Pada menit ke-12, Napoli terpaksa melakukan pergantian bek. Hugo Campagnaro mengalami cedera dan posisinya digantikan oleh Grava.

Fiorentina berusaha membalas lewat tendangan Cassani, sundulan Natali, sontekan Amauri dan hempasan keras kaki kanan Stevan Jovetic dari luar kotak penalti, tapi tidak ada bisa mengoyak jala gawang Napoli yang dikawal Antonio Rosati.

Napoli terus menggebrak demi memperbesar keunggulan, tapi sundulan Cannavaro dan Maggio, tendangan jarak dekat Hamsik, sepakan kaki kiri Dzemaili dan Inler serta terjangan keras Britos dari luar kotak belum sanggup menciptakan gol kedua.

Babak pertama selesai dengan keunggulan satu gol Napoli.

10 menit babak kedua berjalan, Hamsik mengirim operan kepada Cavani yang berada di sisi kanan kotak penalti FIorentina. Tendangan kaki kanan striker timnas Uruguay itu melesat ke sudut kanan bawah gawang Boruc. 2-0 untuk Cavani dan Napoli.

Di penghujung pertandingan, pada menit ke-90, tendangan Ezequiel Lavezzidari luar kotak penalti melesat menuju sudut kanan bawah gawang, mengubah skor jadi 3-0 dan menutup pesta Napoli dini hari tadi.

Kemenangan telak ini merupakan modal berharga bagi Napoli untuk menatap laga mereka berikutnya, yaitu meladeni Chelsea (22/2) di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.


Bola.net

Montella Bantah Adanya Konspirasi Untuk Hentikan Laju Juventus

|0 komentar

Pelatih Catania, Vincenzo Montella menolak adanya teori untuk menghentikan laju Juventus untuk meraih kemenangan.

Si Nyonya Tua menjadi sangat vokal, mereka mengkritik keputusan wasit yang tak memberikan tiga penalti di dua laga terakhir mereka, sehingga pertandingan menghadapi Siena dan Parma berakhir dengan hasil imbang.

"Saya menginstruksikan diri saya untuk tidak mengatakan yang negatif tentang wasit," ujar Montella dalam konferensi persnya di Turin.

"Wasit telah melakukan pekerjaan yang baik dan saya tidak berpikir ada kesengajaan untuk menghentikan laju Juve," lanjut mantan pemain dan pelatih AS Roma ini.

"Harus ada perubahan dalam kultur sepakbola Italia, hal ini membutuhkan langkah pertama. Kesalahan dalam pertandingan memang selalu terjadi."

Montella sendiri di pertandingan paruh musim pertama juga berhasil menahani mbang Juve dengan skor 1-1, kini dirinyapun siap menyusahkan Juve lagi.

"Juve memang menjalani musim ini dengan spektakuler, mereka pantas mendapat pujian. Ini akan menjadi pertandingan berat buat kami. Saya melihat mereka memiliki karakter dan juga determinasi."

"Namun, kami telah siap untuk pertandingan ini, kami tak ingin kalah, kami harus bermain lebih agresif seperti ketika bermain menghadapi Roma. Kami akan bermain dengan penuh perhatian, tapi kami tak akan menumpuk pemain di lini belakang," tandasnya.

Bola.net

Moratti 'Ngacir', Oriali Tertegun

|0 komentar

Presiden InternazionaleMassimo Moratti berjalan keluar sebelum pertandingan usai, sedangkan Direktur, Lele Oriali hanya bisa tertegun melihat hancurnya Nerazzurri di Giuseppe Meazza.

Inter sebenarnya mulai melaju kencang sejak bulan Desember hingga Januari, tujuh kemenangan beruntun menjadi buktinya, tapi dalam enam laga terakhir, Inter benar-benar terpuruk, mereka hanya mampu meraih satu poin.

Moratti kini kembali menuai kekecewaan dengan kekalahan telak di kandang sendiri dari Bologna dengan skor 3-0.

"Performa ini sungguh tak terbayangkan," ujar Oriali di akhir pertandingan.

"Saya tidak bisa mengerti bagaimana kami bisa menjalani musim seperti ini. Saya tidak berpikir kepergian Thiago Motta menjadi alasan atas semua ini."

"Saya membutuhkan beberapa waktu untuk pulih dari keterkejutan ini sebelum bisa melakukan analisis secara jernih," tandasnya.

Dalam pertandingan tersebut, fans Inter benar-benar sangat kecewa, mereka bahkan mulai meninggalkan stadion ketika gol ketika Bologna bersarang. Beberapa yang lain melakukan pelemparan di tempat parkir.

Fans Inter juga meneriakkan kembalinya Jose Mourinho untuk menukangi Inter.

Yang lebih buruk lagi adalah perilaku Luc Castaignos yang meludah ke arah pemain Bologna, hal tersebut memicu emosi Marco Di Vaio.


Bola.net