Penampilan Arema sebenarnya lebih bagus jika dibandingkan dengan ketika melawan PSPS lalu, namun dengan kondisi lawan yang lebih kuat, hasil bagi poin satu antara Arema dengan Persija juga perlu disyukuri.?
"Kami sudah berupaya sekeras mungkin memenangkan pertandingan ini, namun ternyata kami tidak bisa memangkan pertandingan ini, saya sedih karena tidak bisa memberikan hiburan kepada ribuan Aremania yang telah datang menyempatkan waktunya untuk mendukung perjuangan kami selama 90 menit" Kata Joko.
Pelatih yang menggantikan Pikal ini mengatakan jika dirinya punya target khusus di match ini, yaitu, Arema harus cepat meninggalkan zona degradasi menuju papan tengah. "Tapi kenyataannya masih belum bisa" lanjut dia
Joko menjelaskan dirinya sangat menghargai kerja keras pemain selama 90 menit. "Saya hargai kerja keras pemain untuk memenangkan pertandingan, namun secara pribadi saya masih sedih karena tim kami belum bisa memberikan kesenangan kepada Aremania. Dan saya mohon maaf kepada Aremania semua" Ungkap Joko.
Sejak Di Awal Babak Pertama Marcio Sudah Merasakan Cedera
Tentang tidak adanya stok striker di jajaran pemain cadangan dan mandulnya striker yang dipasang, Joko mengatakan jika kondisi Santoni dan Boy Jati sedang tidak bagus. "Sebelum main saya sudah menanyakan kesiapan mental dan kondisi fisik mereka, saya senang bila Santoni dan Boy jujur terhadap kondisi fisik mereka. Santoni cedera dan Boy masih merasakan nyeri di kakinya" ungkap mantan pemain Arema itu.
Karena itu, Joko tidak memaksakan orang yang kondisinya kurang bagus untuk bermain. "Bahkan tadi di 10 menit awal babak pertama Marcio sudah merasakan sakit di kakinya. Namun, kondisi ini saya paksakan karena tidak ada stok. Termasuk digantinya Agung Suprayogi. Agung sendiri mengatakan di babak kedua dia sudah ingin diganti namun saya tahan karena benar-benar tidak ada striker di bench" Kata pelatih kelahiran Cepu ini(Abi/Wearemania)
Wearemania.net
0 komentar:
Posting Komentar