Minggu, 19 Februari 2012

Milo Tetap Pimpin Latihan Melawan Persijap

Ridhuan Ikut Berlatih Besama Milomir Seslija (Foto : Abi Yazid)
Ridhuan Ikut Berlatih Besama Milomir Seslija (Foto : Abi Yazid)

Kondisi tim Arema IPL masih tetap menjadi dua, meski sudah ada titik keputusan tentang pengelolaan Arema. Jika kemarin Dejan latihan di Singosari, maka Milomir Seslija tetap dengan sangat serius mempersiapkan pasukannya untuk bermain melawan Persijap Jepara
Di latihan kemarin pemain nampak gembira, tidak ada kecemasan. Karena seakan-akan merekalah yang akan bermain atas nama Arema untuk melawan Persijap. Mereka tetap yakin akan bermain dibawah nama Arema sesuai intruksi penanggungjawab Arema, Peni Suparto.
"Tugas saya hanya untuk melatih pemain sesuai instruksi penanggungjawab Arema. Urusan konflik manajemen Arema, sudah ada yang urus. Kami disiapkan untuk bermain di Liga IPL" kata Hendrik Kotto, asisten pelatih Arema. Karena itu, lanjut Hendrik, kondisi para pelatih dan pemain tergolong bagus dan tidak terpengaruh dengan kondisi konflik intern Arema sebab mereka hanya diberi tugas untuk berlatih dan bermain sepakbola dengan profesional. Sehingga, dapat mengharumkan nama besar Arema di kompetisi IPL.
Seperti diketahui, 10 pemain Arema dibawah asuhan Milo telah berlatih bersama dalam beberapa pekan ini. Mereka sebagian besar merupakan pemain yang telah mengundurkan diri dari manajemen Arema yang berada di Jalan Jakarta 48 Kota Malang.
Dari latihan yang digelar di Stadion Gajayana, tampak Noh Alam Shah, M Ridhuan, Sunarto, Leonard Tupamahu, Kevin Tata, Johan Al Farizi, Irfan Raditya, Usep Munandar, Dicho Kurniawan, Ronny Firmansyah dan Crisluk.
Meski hanya bermaterikan 10 pemain, Milo nampak asyik dalam memberikan porsi latihan, Tidak ideal memang, namun inilah yang harus dilakukan. Milo sendiri mengungkapkan jika dirinya masih tetap menunggu keputusan dari PSSI."Sampai saat ini saya masih tetap menunggu keputusan" ungkap pelatih berkebangsaan Bosnia itu.
Milo sendiri mengaku sangat profesional, dia sangat kagum terhadap semangat para pemainnya meski mendapatkan ujian selama ini. "Loyalitas mereka sangat luar biasa, saya hanya bingung dengan kondisi ini. Sebelumnya saya dan team mendapat banyak dukungan dari Aremania dan memenangkan dua pertandingan home. Di luar negeri kondisi ini sangat bagus buat bisnis, namun disini sebaliknya karena saya malah tidak diperbolehkan melatih lagi" Kata Milo mengomentari kasus dirinya selama ini.
PSSI sendiri sebagai otoritas tertinggi sepak bola Indonesia belum dapat menemukan jalan keluar yang terbaik terhadap konflik intern Arema. Sihar Sitorus, Ketua Bidang Kompetisi sekaligus anggota Exco PSSI, mengatakan tidak mudah untuk menemukan titik temu kedua kubu. Karena itu PSSI masih membutuhkan waktu untuk mencarikan jalan keluar yang terbaik bagi kedua kubu. (Abi/Wearemania)

Wearemania.net

0 komentar:

Posting Komentar